PBVSI Syukuran Ulang Tahun ke-71, Momentum Lakukan Evaluasi demi Wujudkan Target Tampil di Olimpiade 2032
Perayaan ulang tahun ke-71 Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) merupakan momen yang tepat untuk melakukan evaluasi secara komprehensif.
Perayaan ulang tahun ke-71 Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) merupakan momen yang sangat berarti untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prestasi dan program pembinaan yang telah dilakukan.
Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, menegaskan refleksi ini bertujuan menatap target besar, yaitu berpartisipasi dalam Olimpiade 2032.
"Hari ini kita merayakan hari ulang tahun PBVSI. Momentum ini menjadi ajang evaluasi untuk menatap tahun-tahun ke depan. Fokus utama tentu pada prestasi atlet putra dan putri, baik voli indoor maupun voli pantai," ungkap Imam di Gedung Serbaguna Padepokan Voli Sentul pada Kamis (26/2/2026) sore WIB.
Imam juga menyampaikan pencapaian tim nasional hingga saat ini cukup menggembirakan, terutama dari segi peringkat dunia dan kawasan. Di level Asia, Timnas Voli Putra dan Putri Indonesia bahkan berhasil menembus 10 besar.
"Secara umum, capaian hingga saat ini cukup menggembirakan. Untuk voli indoor putra, posisi Indonesia di ranking dunia FIVB berada di peringkat 48. Sementara tim putri menempati peringkat 54 dunia. Di level Asia, baik putra maupun putri sama-sama berada di peringkat sembilan," tambahnya.
Menatap Olimpiade 2032
Walaupun prestasi telah menunjukkan peningkatan, PBVSI tidak ingin terjebak dalam kepuasan. Federasi ini kini menetapkan target ambisius untuk dapat berpartisipasi di Olimpiade 2032.
"Capaian tersebut tidak membuat federasi berpuas diri. Semua tetap menjadi bahan evaluasi untuk menyusun program ke depan. PBVSI kini mematok target besar, yakni lolos ke Olimpiade Brisbane 2032," kata Imam Sudjarwo.
Sebagai langkah nyata menuju pencapaian tersebut, PBVSI berencana untuk memperkuat sektor kepelatihan, khususnya untuk tim indoor.
Rencananya, federasi mendatangkan pelatih dari Brasil untuk menangani tim putra dan putri. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas teknik, taktik, serta daya saing tim nasional di arena internasional.
"Terkait persiapan menuju Olimpiade, PBVSI juga menyiapkan langkah konkret untuk tim indoor putra. Pada Mei mendatang, tim pelatih dari Brasil akan didatangkan khusus untuk menangani tim nasional indoor putra. Satu pelatih akan fokus di sektor putra dan satu lainnya untuk putri, dengan asisten pelatih tetap berasal dari lokal," jelasnya.
Berencana Naturalisasi 4 Atlet asal Brasil
PBVSI tidak hanya fokus pada pengembangan pelatih, tetapi juga berupaya memperkuat tim dengan menyiapkan pemain melalui proses naturalisasi. Mereka berencana untuk menaturalisasi empat pemain asal Brasil.
Namun, Imam Sudjarwo belum bersedia mengungkapkan nama-nama pemain yang akan menerima kewarganegaraan Indonesia tersebut.
"Federasi juga tengah memproses rencana naturalisasi empat pemain, masing-masing dua putra dan dua putri, yang berasal dari Brasil. Saat ini administrasi tengah disiapkan untuk dilaporkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga sebelum diajukan ke DPR," kata Imam.
"Status mereka, apakah memiliki garis keturunan Indonesia atau tidak, masih dalam penelusuran. Keempat pemain tersebut diproyeksikan sebagai bagian dari skuad jangka panjang menuju Olimpiade 2032."
Dengan melakukan evaluasi menyeluruh, menambah pelatih asing, serta merencanakan naturalisasi pemain muda, PBVSI menunjukkan keseriusannya dalam membangun fondasi yang kuat untuk mewujudkan impian tampil di Olimpiade 2032.