PBVSI secara resmi melepas Timnas Voli Putra Indonesia untuk menjalani program training camp di China sebelum bertanding di SEA Games 2025 yang akan berlangsung di Thailand. Acara pelepasan ini dilaksanakan di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, pada Sabtu, 15 November 2025.
Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, menegaskan persiapan tim menuju SEA Games 2025 telah dilakukan dengan maksimal. Setelah menjalani pemusatan latihan selama beberapa bulan di Sentul, tim akan melanjutkan tahap akhir persiapan melalui uji tanding di Hainan.
"Malam ini kita melepas Timnas Voli Putra Indonesia untuk SEA Games ke-33 di Thailand. Senin mereka berangkat ke Hainan, untuk kompetisi dan latihan tanding dengan klub di sana. Setelah itu baru berangkat ke Thailand," kata Imam Sudjarwo.
Ia juga menjelaskan partisipasi dalam turnamen di China sangat penting untuk penguatan teknik dan taktik tim. Imam menegaskan target utama Timnas Voli Putra Indonesia adalah meraih medali emas untuk yang keempat kalinya.
“Latih tanding ini untuk menambah kemampuan, teknik, taktik, dan strategi. Target kita jelas: emas. Karena kita sudah hattrick dari 2019, 2021, 2023, dan sekarang berharap yang keempat,” ucapnya. Dengan persiapan yang matang dan fokus pada peningkatan kemampuan, diharapkan Timnas Voli Putra Indonesia dapat mencapai hasil yang memuaskan di SEA Games mendatang.
Advertisement
Gabungan Pengalaman Senior dan Semangat Junior
PBVSI telah mengirimkan 14 atlet yang akan berangkat bersama 7 ofisial dan 1 manajer, sehingga total peserta yang akan berangkat mencapai 22 orang.
Imam mengharapkan agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan dengan lancar. Persaingan pada SEA Games tahun ini diprediksi akan semakin ketat, terutama dengan adanya perkembangan signifikan dari tim Filipina.
"Sekarang ada pendatang baru yang berat, yaitu Filipina. Mereka ikut Piala Dunia kemarin. Kalau dulu kita waspada Thailand, sekarang Filipina juga berat. Tapi semuanya tetap harus kita waspadai," ungkap Imam.
Ia juga menekankan bahwa tim yang dibentuk tahun ini merupakan kombinasi antara pemain senior dan junior sebagai bagian dari proses regenerasi.
"Ini kombinasi yang bagus. Yang senior masih kita gunakan, tapi kita tambah yang junior. Mudah-mudahan ini komposisi terbaik dan paling solid," kata Imam.
Dengan penggabungan pengalaman dan energi baru dari pemain muda, diharapkan tim dapat tampil maksimal dan bersaing dengan baik di ajang SEA Games mendatang.
Advertisement
Optimistis
Kapten tim, Jasen Natanael Kilanta, menyatakan rasa antusiasme yang tinggi dalam menjalani peran barunya. Ini merupakan pengalaman pertamanya memimpin Timnas Voli Putra Indonesia di ajang bergengsi SEA Games.
"Ini pengalaman pertama jadi kapten. Saya banyak ngobrol sama senior, tanya soal apa saja yang harus dilakukan nanti. Selama persiapan, semuanya berjalan dengan baik," ungkap Jasen.
Jasen menjelaskan bahwa hubungan antar pemain terjalin melalui kegiatan sederhana.
"Kalau ada weekend libur, kami sering ngopi bareng. Lebih santai. Karena banyak yang seumuran juga, jadi lebih relax dan fun," tambahnyaMeskipun Indonesia menunjukkan performa yang kuat di SEA V League 2025, Jasen menekankan pentingnya untuk tetap fokus dan tidak terlena. "Optimisnya pasti 100 persen. Tapi kami tidak melihat hasil SEA V League. Fokus kami sekarang SEA Games, motivasinya lebih besar," tegasnya.
Penulis: Roger Ali