Pebalap Italia Francesco Bagnaia dari Tim Ducati Lenovo dalam sprint race MotoGP Grand Prix Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang, Malaysia, Sabtu (25/10/2025). (AP/Aaron Favila)
ADVERTISEMENT
Francesco Bagnaia tampil superior pada Sprint Race MotoGP Malaysia 2025 di Sirkuit Internasional Sepang, Sabtu 25 Oktober 2025. Pebalap Ducati Lenovo itu memimpin sejak start dan tidak memberikan peluang kepada para pesaingnya untuk mendekat hingga garis finis.
Start dari pole position, Bagnaia langsung melesat meninggalkan rombongan. Pada lap ketiga, pebalap asal Italia tersebut telah membukukan jarak hingga 1,166 detik dari para pengejarnya. Dominasinya terus berlanjut pada lap keenam ketika jarak dengan Alex Marquez melebar menjadi lebih dari dua detik.Alex Marquez yang memperkuat Gresini Ducati menjadi pesaing terdekat di barisan depan.
Rekan setimnya, Fermin Aldeguer, juga menunjukkan performa impresif setelah bersaing ketat dengan Pedro Acosta untuk memperebutkan posisi tiga besar. Aldeguer akhirnya sukses mengamankan podium ketiga pada sisa empat lap terakhir.
Hingga akhir balapan, Bagnaia tetap tidak tersentuh dan mengunci kemenangan dengan meyakinkan. Alex Marquez dan Fermin Aldeguer melengkapi podium, yang kembali menegaskan dominasi Ducati di MotoGP Malaysia 2025.
Pebalap Italia Francesco Bagnaia dari Tim Ducati Lenovo merayakan kemenangannya setelah memenangkan sprint race MotoGP di Grand Prix Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang, Sepang, Malaysia, Sabtu (25/10/2025). AP/Aaron FavilaPebalap Italia Francesco Bagnaia dari Tim Ducati Lenovo memimpin rombongan dalam sprint race MotoGP Grand Prix Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang, Malaysia, Sabtu (25/10/2025). AP/Aaron FavilaPebalap Italia Francesco Bagnaia dari Tim Ducati Lenovo memimpin rombongan dalam sprint race MotoGP Grand Prix Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang, Malaysia, Sabtu (25/10/2025). AP/Aaron FavilaPebalap Italia Francesco Bagnaia dari Tim Ducati Lenovo dalam sprint race MotoGP Grand Prix Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang, Malaysia, Sabtu (25/10/2025). AP/Aaron FavilaPebalap Italia Francesco Bagnaia dari Tim Ducati Lenovo memimpin rombongan dalam sprint race MotoGP Grand Prix Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang, Malaysia, Sabtu (25/10/2025). AP/Aaron FavilaPebalap Italia Francesco Bagnaia dari Tim Ducati Lenovo dalam sprint race MotoGP Grand Prix Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang, Malaysia, Sabtu (25/10/2025). AP/Aaron FavilaFrancesco Bagnaia bersama Alex Marquez dan Fermin Aldeguer berdiri di podium Sprint Race MotoGP Malaysia 2025 di Sirkuit Sepang, Sabtu (25/10/2025). AP/Aaron Favila
Pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP, Alex Marquez, berhasil menjaga momentum kemenangan Sprint Race di Sirkuit Algarve, Portugal, dan kini menargetkan hasil optimal pada balapan utama GP Portugal.
Alex Marquez tampil gemilang dengan memenangi Grand Prix Malaysia 2025, mencatat kemenangan ketiga musim ini dan mengukuhkan posisi runner-up klasemen. Simak detail balapannya!
Francesco Bagnaia kembali ukir sejarah dengan Bagnaia Hat-trick Pole MotoGP Malaysia 2025 di Sepang. Simak bagaimana ia mengalahkan rivalnya di sesi kualifikasi yang penuh drama!
Pembalap BK8 Gresini Racing asal Spanyol, Fermin Aldeguer menjuarai MotoGP Indonesia 2025 yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, NTB.
Pembalap muda Fermin Aldeguer menorehkan sejarah dengan kemenangan perdananya di MotoGP Indonesia, sementara Marc Marquez kembali harus gigit jari setelah insiden di awal balapan.
Francesco Bagnaia berhasil merebut **pole position MotoGP Jepang 2025** dengan rekor lap baru di Motegi. Simak bagaimana ia mengungguli Joan Mir dan Marc Marquez dalam kualifikasi sengit!
Selain Bagnaia, penampilan Marquez juga menarik perhatian dalam sprint race MotoGP di Sirkuit Mandalika. Dia sukses meraih podium meski start di posisi 12.
Workshop pengenalan gelung Nusantara digelar untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap warisan budaya sekaligus mendorong pelestariannya di era modern.
Lima terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah menjalani sidang tuntutan dengan ancaman hukuman enam hingga 12 tahun penjara di Pengadilan Tipikor