Satu Pengacara Diddy Mundur dari Barisan Penasihat Hukum, Ternyata Ini Alasannya
Salah satu dari 6 pengacara Diddy memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai penasihat hukum sang rapper yang terjerat kasus perdagangan seksual.
Beberapa bulan sebelum persidangan kasus perdagangan seksual yang melibatkan Diddy, ia menerima berita yang kurang baik. Menurut laporan dari E! News dan People pada Sabtu (22/2), salah satu dari 6 pengacaranya telah memutuskan untuk mengundurkan diri.
Pengacara tersebut, Anthony Ricco, tidak menjelaskan alasan spesifik di balik keputusannya. Namun, dalam pernyataan tertulis yang diterima oleh media, ia menyatakan tak lagi jadi bagian penasihat hukum Diddy.
"Dalam kondisi apa pun saya tidak dapat bertindak sebagai penasihat hukum Sean Combs secara efektif lagi," kata Anthony Ricco.
Dalam surat pernyataannya, Anthony Ricco juga menegaskan ia tidak ingin mengungkapkan informasi yang berkaitan dengan Diddy, yang dikenal juga sebagai P Diddy atau Sean Combs. Mengingat hal ini dilindungi kode etik antara pengacara dan klien. Sehingga surat pengunduran dirinya sangat singkat.
Meskipun telah mengambil keputusan ini, pengunduran diri Ricco sebagai penasihat hukum rapper yang terkenal dengan lagu I'll Be Missing You harus mendapatkan persetujuan resmi dari seorang hakim.
"Jika permohonan ini disetujui, penarikan penasihat hukum tidak akan menyebabkan penundaan dalam jadwal pemilihan juri dan persidangan, serta jadwal briefing untuk praperadilan yang sedang berlangsung," tulis Anthony Ricco.
Dia pun menutup pernyataannya dengan menekankan, "Karena itu, tidak akan ada penundaan dalam representasi, dan Sean Combs akan tetap diwakili oleh lima pengacara lainnya yang sudah terdaftar."
Diddy Bebas dari Kasus Kekerasan Seksual
Saat ini, Diddy baru saja terbebas dari salah satu tuduhan kekerasan seksual yang melibatkan dirinya dan Jay-Z. Seorang penggugat yang dikenal dengan nama samaran Jane Doe mengklaim pemerkosaan tersebut terjadi ketika dia berusia 13 tahun.
Namun pada pekan lalu, wanita tersebut memilih untuk menarik gugatan yang dia ajukan secara sukarela. Selain itu, dalam dokumen keputusan pengadilan yang diperoleh media, gugatan tersebut telah dibatalkan dengan cap dismissed with prejudice.
Ini berarti baik penggugat maupun kedua pengacaranya, Tony Buzbee dan Antigone Curtis, tidak dapat mengajukan kembali kasus ini ke pengadilan.
Reaksi Diddy
Melalui kuasa hukumnya, Diddy menyatakan kegembiraannya atas pembatalan kasus tersebut.
"Selama berbulan-bulan, kami telah melihat munculnya berbagai kasus yang diajukan oleh individu-individu yang bersembunyi di balik identitas anonim, yang diajukan oleh seorang pengacara yang lebih mementingkan publisitas daripada alasan hukum yang valid," ungkap pengacara Diddy.
Ia juga menambahkan, "Seperti halnya dengan kasus ini, klaim-klaim lainnya pun akan runtuh karena tidak ada kebenaran di dalamnya. Sean Combs tidak pernah melakukan tindakan pelecehan seksual atau memperdagangkan siapa pun, baik pria maupun wanita, dewasa ataupun anak di bawah umur."
Keluarga Jay-Z Alami Trauma
Jay-Z menyambut positif langkah hukum yang diambilnya.
"Tuduhan sembrono, fiktif, dan mengerikan ini telah dibantah," ungkapnya melalui akun Twitter atau X milik labelnya, Roc Nation, pada 14 Februari lalu.
Ia menambahkan, "Gugatan perdata ini tidak berdasar dan tidak akan bisa sukses. Kisah fiksi yang mereka ciptakan sungguh menggelikan, kalau tidak memandang tuduhannya yang begitu serius."
Meskipun telah meraih kemenangan, Jay-Z menyatakan insiden ini memberikan dampak yang mendalam bagi keluarganya.
"Aku tak mau pengalaman ini terjadi pada siapa pun. Trauma yang dialami olehku, istriku, anak-anakku, dan orang-orang terkasihku, dan saya tidak boleh diabaikan," kata suami Beyonce tersebut.