Wow, Rp2,3 Miliar Digelontorkan! Bangka Selatan Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Vital Tahun Ini
Pemerintah Bangka Selatan mengalokasikan Rp2,3 miliar untuk perbaikan infrastruktur vital seperti jembatan dan jalan. Kapan proyek ini dimulai dan apa dampaknya bagi warga?
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, telah mengalokasikan anggaran signifikan untuk perbaikan infrastruktur vital. Dana sebesar Rp2,3 miliar disiapkan guna mengatasi kerusakan pada jembatan dan jalan yang menjadi urat nadi perekonomian lokal. Langkah ini menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan konektivitas wilayah.
Fokus utama dari alokasi anggaran ini adalah Jembatan Sungai Nyire di Desa Pergam dan Jalan Pijal Melayu Parit Lima di Desa Keposang. Kedua lokasi tersebut mengalami kerusakan parah yang mengganggu mobilitas serta keselamatan warga. Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan ini telah menjadi perhatian serius bagi banyak pihak.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bangka Selatan, Elfan Rulyadi, anggaran perbaikan ini sudah tercantum dalam APBD Perubahan 2025. Persetujuan atas alokasi dana telah didapatkan, sehingga pengerjaan proyek strategis ini diharapkan dapat dimulai pada tahun ini juga.
Detail Alokasi Dana untuk Perbaikan Infrastruktur Bangka Selatan
Rincian alokasi dana sebesar Rp2,3 miliar ini telah ditetapkan dengan cermat untuk menyasar titik-titik kerusakan paling krusial. Pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa setiap dana yang dikeluarkan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat. Prioritas diberikan pada infrastruktur yang memiliki fungsi vital bagi konektivitas antar wilayah.
Untuk Jembatan Sungai Nyire di Desa Pergam, anggaran sebesar Rp300 juta telah disiapkan. Jembatan ini merupakan penghubung penting antardesa dan kecamatan, sehingga perbaikannya sangat mendesak. Kondisi jembatan yang rusak berat dan nyaris roboh memerlukan penanganan segera agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Sementara itu, porsi terbesar dari anggaran, yakni Rp2 miliar, dialokasikan untuk perbaikan Jalan Pijal Melayu Parit Lima di Desa Keposang. Jalan ini dilaporkan putus akibat tingginya curah hujan yang terjadi sebelumnya, menyebabkan terputusnya akses transportasi. Perbaikan jalan ini diharapkan dapat memulihkan kembali kelancaran lalu lintas dan aktivitas ekonomi warga.
Elfan Rulyadi menegaskan bahwa, "Total anggaran yang disiapkan sebesar Rp2,3 miliar dalam APBD perubahan dan pengerjaan dimulai tahun ini." Pernyataan ini memberikan kepastian jadwal pelaksanaan proyek perbaikan Infrastruktur Bangka Selatan yang sangat dinantikan oleh masyarakat.
Proses Evaluasi dan Harapan Masyarakat Bangka Selatan
Pelaksanaan perbaikan infrastruktur ini tidak dapat langsung dimulai setelah anggaran disetujui. Tahapan penting yang harus dilalui adalah proses evaluasi APBD Perubahan oleh Badan Keuangan Daerah. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan semua aspek administratif dan keuangan telah memenuhi ketentuan yang berlaku.
Dinas PUPR Bangka Selatan sangat berharap proses evaluasi ini dapat rampung dengan cepat dan tanpa hambatan. Percepatan evaluasi akan memungkinkan pengerjaan proyek segera dimulai, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Infrastruktur yang memadai sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial.
Sebelumnya, kondisi Jembatan Sungai Nyire telah menjadi perhatian serius. Komisi III DPRD Bangka Selatan bersama Dinas PUPR bahkan telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Hasil peninjauan mengonfirmasi bahwa jembatan tersebut memang dalam kondisi rusak berat dan nyaris roboh, memerlukan tindakan perbaikan yang cepat.
Dalam kesempatan peninjauan tersebut, Ketua Komisi III DPRD Bangka Selatan, Dian Sersanawati, secara tegas mengharapkan pemerintah daerah segera memperbaiki jembatan tersebut. Desakan dari pihak legislatif ini menunjukkan adanya sinergi antarlembaga untuk mempercepat realisasi perbaikan Infrastruktur Bangka Selatan demi kepentingan publik yang lebih luas.
Sumber: AntaraNews