Sultan Baktiar Najamudin Pimpin TP Sriwijaya, Tegaskan Visi Kuatkan Pembangunan Daerah

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin resmi pimpin TP Sriwijaya periode 2026-2031, menegaskan komitmennya untuk memperkuat visi pembangunan daerah di Sumatera Bagian Selatan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sultan Baktiar Najamudin Pimpin TP Sriwijaya, Tegaskan Visi Kuatkan Pembangunan Daerah
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin resmi pimpin TP Sriwijaya periode 2026-2031, menegaskan komitmennya untuk memperkuat visi pembangunan daerah di Sumatera Bagian Selatan. (AntaraNews)

Sultan Baktiar Najamudin, Ketua DPD RI, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya untuk periode 2026-2031. Pemilihan penting ini berlangsung dalam Musyawarah Besar (Mubes) XIII TP Sriwijaya yang digelar di Jakarta. Acara tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 28 Juni 2026.

Mantan Wakil Gubernur Bengkulu ini menyatakan kesediaannya menerima amanah besar tersebut. Ia merasa banyak tokoh Sumbagsel lain yang dinilai lebih pantas memimpin organisasi. Namun, dukungan kuat dan motivasi memperkuat visi pembangunan daerah menjadi alasan utamanya.

Pengukuhan Sultan sebagai pemimpin baru TP Sriwijaya diharapkan membawa dampak signifikan. Ia berkomitmen untuk menjaga kekompakan serta soliditas organisasi. Tujuannya adalah demi kemajuan dan kebanggaan masyarakat Sumbagsel.

Sultan Baktiar Najamudin menegaskan bahwa dirinya menerima kepercayaan peserta Mubes XIII TP Sriwijaya dengan sukarela. Ia melihat peran penting organisasi ini dalam agenda pembangunan daerah. Visi ini menjadi fokus utama kepemimpinannya.

Hal ini sejalan dengan latar belakangnya sebagai seorang tokoh nasional dan mantan kepala daerah. Semangat untuk berkontribusi pada kemajuan Sumbagsel mendorongnya menerima amanah. Ia percaya bahwa dukungan dan motivasi bersama akan mewujudkan visi tersebut.

Dalam pesannya, Sultan menyampaikan, "Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim saya terima untuk ditetapkan sebagai ketua umum DPP Tenaga Pembangunan Sriwijaya periode 2026-2031." Ia menambahkan, "Mari kita jaga kekompakan dan soliditas organisasi agar TP Sriwijaya bisa lebih berdampak dan menjadi kebanggaan masyarakat Sumbangsel."

TP Sriwijaya merupakan organisasi kemasyarakatan yang memiliki sejarah panjang. Organisasi ini didirikan pada tahun 1968 oleh para tokoh pejuang tentara pelajar Sumatera Bagian Selatan. Keberadaannya telah lama menjadi bagian penting dari masyarakat.

Sebagai salah satu paguyuban masyarakat terbesar di Indonesia, TP Sriwijaya dihuni oleh sederet tokoh besar di tingkat nasional. Kehadiran tokoh-tokoh ini menjadi kekuatan tersendiri. Mereka dapat membawa pengaruh positif bagi organisasi dan daerah.

Sultan optimistis bahwa seluruh agenda dan rencana kerja organisasi dapat direalisasikan. Ini akan tercapai melalui dukungan, kerja sama, dan kolaborasi. Seluruh keluarga besar TP Sriwijaya diharapkan dapat bersinergi.

Sultan Baktiar Najamudin menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas organisasi. Tujuannya agar TP Sriwijaya bisa lebih berdampak bagi masyarakat Sumbagsel. Ini adalah kunci keberhasilan program kerja.

Mubes XIII TP Sriwijaya dihadiri oleh pengurus daerah dari berbagai provinsi. Perwakilan datang dari Jawa Barat, Jakarta, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung. DPP Srikandi TP Sriwijaya juga turut hadir.

Beberapa tokoh penting yang hadir menunjukkan dukungan luas terhadap organisasi. Mereka termasuk Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya Nyimas Aliyah. Hadir pula Sekretaris Jenderal DPD RI Komjen Pol. M. Iqbal. Ketua Percepatan Reformasi Polri Prof. Jimly Asshiddiqie juga turut memeriahkan acara.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi