Wow! 20 Komoditas Harga Pangan Turun, Cabai dan Bawang Merah Ikut Melandai
Kabar baik bagi konsumen! Bapanas mencatat mayoritas harga pangan turun, termasuk cabai rawit dan bawang merah. Simak daftar lengkap komoditas yang melandai harganya!
Kabar gembira datang dari sektor pangan nasional. Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan adanya penurunan harga pada sejumlah komoditas pangan utama di tingkat pedagang eceran secara nasional. Data ini tercatat pada Sabtu, 04 Oktober 2023, pukul 10.10 WIB, melalui Panel Harga Bapanas di Jakarta.
Penurunan harga ini mencakup berbagai bahan pokok yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Beberapa komoditas strategis seperti cabai rawit merah dan bawang merah menunjukkan tren harga yang semakin melandai. Hal ini tentu membawa angin segar bagi daya beli konsumen di seluruh Indonesia.
Meskipun mayoritas menunjukkan penurunan, Bapanas terus memantau pergerakan harga untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan. Laporan terkini ini memberikan gambaran jelas mengenai kondisi pasar pangan nasional yang cenderung membaik.
Penurunan Harga Komoditas Utama: Cabai, Bawang, dan Beras
Menurut data terbaru dari Panel Harga Bapanas, harga cabai rawit merah mengalami penurunan yang signifikan. Dari sebelumnya Rp46.854 per kilogram (kg), kini harga cabai rawit merah menjadi Rp45.002 per kg. Penurunan ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
Tidak hanya cabai, harga bawang merah juga menunjukkan tren serupa. Bawang merah yang sebelumnya berada di angka Rp38.575 per kg, kini tercatat turun menjadi Rp37.308 per kg. Kondisi ini memberikan harapan akan stabilitas harga bahan pokok yang lebih baik di pasaran.
Sektor beras juga tidak luput dari penurunan harga. Beras premium turun dari Rp16.075 per kg menjadi Rp15.889 per kg, sedangkan beras medium terkoreksi dari Rp13.930 per kg menjadi Rp13.739 per kg. Bahkan, beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) juga turun tipis dari Rp12.547 per kg menjadi Rp12.502 per kg.
Komoditas Pangan Lain Ikut Melandai
Tren penurunan harga pangan tidak hanya terbatas pada cabai, bawang, dan beras. Beberapa komoditas penting lainnya juga mengalami koreksi harga ke bawah. Jagung untuk peternak, misalnya, turun dari Rp6.652 per kg menjadi Rp6.538 per kg.
Kedelai biji kering impor juga tercatat turun dari Rp10.697 per kg menjadi Rp10.638 per kg. Sementara itu, bawang putih bonggol mengalami penurunan dari Rp37.534 per kg menjadi Rp36.747 per kg. Kondisi ini menunjukkan adanya perbaikan pada rantai pasok dan distribusi.
Jenis cabai lainnya juga menunjukkan penurunan harga. Cabai merah keriting turun dari Rp57.923 per kg menjadi Rp55.692 per kg, dan cabai merah besar melandai dari Rp50.157 per kg menjadi Rp47.282 per kg. Penurunan harga pangan ini diharapkan dapat terus berlanjut.
Daging sapi murni juga mengalami penurunan tipis dari Rp134.853 per kg menjadi Rp134.385 per kg. Daging ayam ras terkoreksi dari Rp38.451 per kg menjadi Rp38.141 per kg, dan telur ayam ras turun dari Rp30.200 per kg menjadi Rp29.923 per kg. Penurunan harga pangan ini mencakup berbagai protein hewani.
Harga Kebutuhan Pokok dan Produk Olahan Juga Terkoreksi
Selain komoditas segar, beberapa produk olahan dan kebutuhan pokok lainnya juga menunjukkan penurunan harga. Gula konsumsi turun dari Rp18.112 per kg menjadi Rp17.979 per kg. Minyak goreng kemasan juga melandai dari Rp21.019 per liter menjadi Rp20.835 per liter.
Minyak goreng curah tercatat turun dari Rp17.544 per liter menjadi Rp17.426 per liter, dan MinyaKita juga mengalami penurunan dari Rp17.535 per liter menjadi Rp17.290 per liter. Penurunan harga pangan ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar.
Tepung terigu juga menunjukkan tren yang sama. Tepung terigu curah turun dari Rp9.871 per kg menjadi Rp9.671 per kg, dan tepung terigu kemasan terkoreksi dari Rp13.057 per kg menjadi Rp12.856 per kg. Penurunan harga pangan ini mencerminkan stabilitas di berbagai sektor.
Komoditas ikan juga mayoritas mengalami penurunan, seperti ikan kembung dari Rp41.477 per kg menjadi Rp41.428 per kg dan ikan bandeng dari Rp35.214 per kg menjadi Rp34.402 per kg. Namun, ikan tongkol justru naik tipis dari Rp34.529 per kg menjadi Rp34.604 per kg. Garam konsumsi juga turun tipis dari Rp11.696 per kg menjadi Rp11.621 per kg.
Daging kerbau beku impor juga turun dari Rp105.899 per kg menjadi Rp105.202 per kg. Sementara itu, daging kerbau segar lokal terkoreksi dari Rp141.364 per kg menjadi Rp139.615 per kg. Penurunan harga pangan ini diharapkan dapat terus memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.
Sumber: AntaraNews