Ternyata, Ini Rahasia Kokohnya Stadion Gelora Bung Karno
Sebagai warga negara Indonesia, mungkin sudah tak asing lagi dengan Stadion GBK. Stadion ini merupakan salah satu bangunan yang ikonik kebanggaan Indonesia.
Ternyata, Ini Rahasia Kokohnya Stadion Gelora Bung Karno
Sebagai warga negara Indonesia, mungkin sudah tak asing lagi dengan Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Stadion ini merupakan salah satu bangunan yang ikonik kebanggaan Indonesia.
Sebab, stadion ini sering digunakan pada ajang perhelatan bergengsi kelas dunia.
Baru-baru ini stadion GBK sukses menggelar FIFA Matchday antara Tim Nasional (Timnas) Indonesia vs Argentina, pada Senin (19/6). Walaupun harus menelan pil pahit atas kekalahan 0-2, tak membuat Indonesia gentar untuk melawan klub sepak bola juara piala dunia 2022 itu.
Tak hanya itu, stadion Gelora Bung Karno (GBK) juga pernah digunakam untuk konser world tour gilrband asal Korea Selatan 'Blackpink' pada bulan Maret lalu.
Kemudian, pada bulan November mendatang group musik rock asal Inggris 'Coldplay' akan menggelar konser pertama kali di Indonesia.
Kendati begitu, Stadion GBK pertama kali mulai dibangun pada 8 Februari 1960 pada saat Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Asian Games 1962.
Menariknya stadion itu memiliki bentuk bangunan yang memukau dengan atap melongkap atau temu gelang. Atap stadion itu juga tidak memakai penyangga di tengah.
Bangunan pada Stadion GBK menggunakam Semen Gresik yang mana PT Semen Indonesia (Persero) Tbk berkontribusi dalam menyukseskan program pembangunan yang dicanankan oleh pemerintah solusi produk yang berkualitas dan ramah lingkungan.
"Sebagai perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) di bidang bahan bangunan, SIG terus berinovasi menghaditkan solusi produk dan jasa untuk mendukung pembangunan dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan," ujar Corporate Secretary SIG, Vita Mahyeri dalam keteranganya, Rabu (5/7).
Vita mengatakan, pada ajang perhelatan Asian Games 2018 pihaknya kembali berpatipasi dalam revitalisasi GBK melalui aplikasi produk ThruCrete yang mampu meresapkan air ke dalam tanah di sejumlah area di Kawasan GBK, seperti Taman Krida Loka, jalur pejalan kaki dan lintasan joging.
"SIG bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan di Indonesia dan berkomitmen untuk terus menyukseskan dalam program pembangunan," tambahnya.