Pemkab Kolaka Gelontorkan Rp6,8 Miliar, Carter Pesawat untuk Jemaah Haji
Wakil Bupati Kolaka Husmaluddin menyebutkan, anggaran tersebut digunakan untuk mendukung kelancaran proses keberangkatan jemaah kloter 36 Embarkasi Makassar.
Pemerintah Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, menggelontorkan anggaran sebesar Rp6,8 miliar untuk memberangkatkan 431 jemaah calon haji (JCH) menuju Asrama Haji Sudiang Embarkasi Makassar.
Wakil Bupati Kolaka Husmaluddin menyebutkan, anggaran tersebut digunakan untuk mendukung kelancaran proses keberangkatan jemaah kloter 36 Embarkasi Makassar yang dilepas di Asrama Haji Sudiang, Minggu (17/5) dini hari.
Husmaluddin mengatakan 431 JCH asal Kabupaten Kolaka telah diberangkatkan ke Tanah Suci, Arab Saudi setelah sebelumnya diterima oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar. Husmaluddin mengaku Pemkab Kolaka menaruh perhatian bagi JCH yang 60 persen masuk kategori lanjut usia (lansia).
"Kami sebagai Pemkab Kolaka, para JCH ini mudah-mudahan di sana dia bisa menjaga kesehatannya, mengikuti perintah dan nasihat pendamping, sehingga kembali ke Kabupaten Kolaka dengan selamat menjadi haji mabrur," ujarnya kepada wartawan.
Fasilitas Pelayanan Terbaik
Husmaluddin menegaskan Pemkab Kolaka setia mendukung JCH, dengan memberikan fasilitas pelayanan terbaik. Salah satu fasilitas yang diberikan yakni dengan menyewa pesawat untuk mengangkut JCH dari Kolaka ke Kota Makassar.
"Bayangkan setiap tahun pemerintah Kabupaten Kolaka selalu mengeluarkan dana untuk memberangkatkan JCH ke Asrama Haji Sudiang. Tahun ini kita menyewa pesawat untuk memberangkatkan JCH dari Kabupaten Kolaka ke Makassar. Kami carter pesawat dengan 6 flight," ungkapnya.
Untuk menyewa pesawat tersebut, kata Husmaluddin, Pemkab Kolaka menggelontorkan anggaran sebesar Rp6,8 miliar. Husmaluddin menegaskan hanya Kabupaten Kolaka di Sulawesi Tenggara yang menyewa pesawat untuk JCH.
"Di Sulawesi atau Sulawesi Tenggara mungkin hanya ada satu atau dua kabupaten yang berani menyewa pesawat untuk jemaah haji," kata dia.
Menambah Kuota Haji
Husmaluddin juga menyampaikan harapan kepada Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) untuk menambah kuota haji bagi Kabupaten Kolaka. Alasannya, banyak warga Kabupaten Kolaka memilih mendaftar di kabupaten tetangga dikarenakan terbatasnya kuota.
"Tahun lalu sekitar 380-an dan tahun ini naik 431 jemaah haji. Harapan kami kepada pemerintah bahwa kuota ini, kalau bisa Kabupaten Kolaka ini ditambah, karena beberapa warga kami mendaftar di kabupaten tetangga," ucapnya.