Sorot
{{caption}}
Pramono Batal Pindahkan Patung Jenderal Sudirman

{{caption}}
Bukan Bid'ah, Ini Sejarah Tasyakuran Sepulang Haji di Indonesia

{{caption}}
Reaksi PDIP Disebut Main Politik Dua Kaki

{{caption}}
Pramono Beberkan Fakta di Balik Viral Motor Ojol Diangkut Dishub

{{caption}}
Akses ke Stadion JIS Makin Mudah, Stasiun KRL akan Diresmikan Besok

{{caption}}
Pramono Sematkan Nama Integritas pada Halte Setiabudi, Ini Pesannya

Topik Terkait
{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 5,5 Persen

Bank Indonesia akan terus mencermati ruang penurunan BI-Rate guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

{{caption}}
Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50 Persen

Ke depan, BI akan terus memantau ruang penurunan suku bunga lebih lanjut dengan mempertimbangkan stabilitas Rupiah.

{{caption}}
Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75 Persen

Perry menjelaskan keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga prakiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75%

Langkah ini sebagai upaya menjaga perkiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75% untuk Jaga Stabilitas Ekonomi di 2025

Ketetapan ini didapat setelah jajaran petinggi bank sentral melakukan rapat bersama selama dua hari pada 18-19 Februari 2025.

{{caption}}
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan, Ternyata Ini Alasannya

Keputusan ini konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi pada sasaran 2,5±1 persen pada tahun 2024 dan 2025.

{{caption}}
Bank Indonesia Akhirnya Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 6,00 Persen, Simak Pertimbangannya

Penurunan suku bunga ini bagian dari upaya penguatan dan stabilitas nilai tukar Rupiah untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi.

{{caption}}
Bank Indonesia Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 6,5 Persen di Agustus 2024, Ternyata Ini Alasannya

Perry menjelaskan keputusan ini diambil agar tetap konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability.

{{caption}}
Demi Rupiah, BI Tahan Suku Bunga di Level 6,25 Persen

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di level 6,25 persen demi menjaga stabilitas Rupiah.

{{caption}}
FOTO: BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 6,25 Persen, Ini Alasannya

Keputusan mempertahankan suku bunga ini bertujuan menjaga aliran masuk modal asing dan stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

{{caption}}
Tok! Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 6,25 Persen

Dengan demikian, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,5 persen, dan suku bunga Lending Facility 7 persen.

{{caption}}
Mengungkap Alasan Bank Indonesia Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di Februari 2024

Keputusan mempertahankan suku bunga acuan ini sejalan dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability untuk penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah.

{{caption}}
Dampak SRBI Terhadap Likuiditas Bank: Ekonom Ingatkan BI Jaga Keseimbangan

Kepala Ekonom PermataBank Josua Pardede menyoroti potensi SRBI menyedot likuiditas bank. Ia mengingatkan BI untuk memastikan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia tidak memicu kenaikan bunga simpanan berlebihan.

{{caption}}
BI Rate Naik ke 5,75 Persen, Yield Obligasi Diproyeksi Tetap Tinggi Hingga Akhir 2026

Salvian menjelaskan bahwa tren yield obligasi pada semester II-2026 diperkirakan masih bertahan di level tinggi seiring proses repricing risiko.

{{caption}}
Meski BI Rate Naik, PIK 2 Tetap Pede Bisa Capai Marketing Sales Rp4,3 Triliun

Christy menjelaskan bahwa saat menyusun target bisnis pada awal 2026, perseroan belum memasukkan skenario kenaikan suku bunga yang cukup agresif.

{{caption}}
Kenaikan BI Rate 5,50 persen: Sektor Mana yang Paling Terpengaruh?

Sektor properti menjadi salah satu sektor yang perlu mendapat perhatian investor setelah keputusan Bank Indonesia.

{{caption}}
Tak Hanya Naikkan BI Rate, Ini 5 Keputusan Bank Indonesia untuk Dongkrak Nilai Tukar Rupiah

Keputusan kedua adalah penyesuaian tingkat imbal hasil instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

{{caption}}
Instrumen SRBI Capai Rp 885,41 triliun, BI Yakin Rupiah Tetap Stabil

Bank Indonesia melaporkan posisi SRBI mencapai Rp 885,41 triliun per 21 April 2026. BI-Rate dipertahankan di angka 4,75% untuk menjaga stabilitas Rupiah.

{{caption}}
BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,75 Persen

BI memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan menjaga target inflasi.

{{caption}}
BI Rate Naik, Luhut: Justru Bagus, Fundamental Ekonomi Kita Baik

Luhut mengingatkan untuk tetap memperhatikan beberapa hal, sebab perang di Selat Hormuz belum berakhir.

{{caption}}
BI Rate Naik, Tantangan Industri Pengelolaan Investasi Bertambah

Direktur STAR Asset Management, I Nengah Sukerja mengatakan, kenaikan BI-Rate tersebut menambah tantangan bagi industri pengelolaan investasi.

{{caption}}
Bank Indonesia Tiba-tiba Naikkan Suku Bunga Acuan, Pengamat: Langkah Tepat untuk Selamatkan Rupiah

Kenaikan suku bunga acuan menjadi 5,50 persen memperkuat daya tarik aset rupiah, membantu menahan arus keluar modal asing.

{{caption}}
Rupiah Ditutup Kamis 21 Mei 2026 Lesu ke Rp17.667 per Dolar AS

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi kombinasi sentimen global.

{{caption}}
Harga Emas Turun Akibat Penguatan Dolar AS, Simak Penyebab dan Proyeksinya

Kekuatan mata uang dolar AS dan kekhawatiran mengenai inflasi yang berkepanjangan terus mendorong ekspektasi akan adanya kenaikan suku bunga acuan