Sorot
{{caption}}
Kesaksian Warga Sebelum Istri Tewas Dicekik Suami

{{caption}}
Pimpinan DPR Janji Cabut Status Tersangka 16 Mahasiswa Trisakti

{{caption}}
Demo Depan DPR Usai, Jalan Gatot Subroto Dibuka Lagi

{{caption}}
Istri Dicekik Suami Pakai Seprei hingga Tewas

{{caption}}
Aturan Baru, Lahan Pertanian Diperkuat untuk Swasembada Pangan

{{caption}}
Prabowo Puji Kinerja Petugas Haji

Topik Terkait
{{caption}}
BI Rate Tetap 4,75 Persen: Terendah Sejak 2022, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Bank Indonesia kembali mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen, menjadikannya yang terendah sejak 2022. Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan.

{{caption}}
Bank Indonesia Tak Turunkan BI Rate, Lebih Fokus pada Penurunan Suku Bunga Kredit

Bank Indonesia (BI) memberikan sinyal untuk kemungkinan penurunan suku bunga acuan di masa mendatang.

{{caption}}
Bank Indonesia Telah Turukan Suku Bunga Acuan 6 Kali di Era Prabowo-Gibran

Perry menegaskan, kebijakan moneter kali ini ditempuh dengan tetap menjaga keseimbangan antara stabilitas inflasi dan dorongan ekonomi.

{{caption}}
BI Cermati Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan September 2025

Kebijakan suku bunga harus dijalankan secara hati-hati dengan mempertimbangkan berbagai aspek, terutama inflasi dan stabilitas nilai tukar.

{{caption}}
Info Terbaru: Bank Indonesia Kembali Turunkan Suku Bunga Acuan Menjadi 5 Persen

Bank Indonesia juga turut menurunkan suku bunga deposit facility sebesar 25 basis poin menjadi 4,25 persen.

{{caption}}
BI Rate Turun, Cicilan Utang Anda Turun atau Tidak?

Bank Indonesia (BI) secara resmi memangkas suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin.

{{caption}}
Penyebab BI Rate Turun

Keputusan ini datang di saat tekanan global mulai melonggar.

{{caption}}
Gubernur BI Ungkap Alasan Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50 Persen

BI memutuskan untuk menurunkan BI-Rate sebesar 5,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,25%.

{{caption}}
Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50 Persen

Ke depan, BI akan terus memantau ruang penurunan suku bunga lebih lanjut dengan mempertimbangkan stabilitas Rupiah.

{{caption}}
Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75 Persen

Perry menjelaskan keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga prakiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75%

Langkah ini sebagai upaya menjaga perkiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75% untuk Jaga Stabilitas Ekonomi di 2025

Ketetapan ini didapat setelah jajaran petinggi bank sentral melakukan rapat bersama selama dua hari pada 18-19 Februari 2025.

{{caption}}
BI Rate Naik ke 5,75 Persen, Yield Obligasi Diproyeksi Tetap Tinggi Hingga Akhir 2026

Salvian menjelaskan bahwa tren yield obligasi pada semester II-2026 diperkirakan masih bertahan di level tinggi seiring proses repricing risiko.

{{caption}}
Meski BI Rate Naik, PIK 2 Tetap Pede Bisa Capai Marketing Sales Rp4,3 Triliun

Christy menjelaskan bahwa saat menyusun target bisnis pada awal 2026, perseroan belum memasukkan skenario kenaikan suku bunga yang cukup agresif.

{{caption}}
Kenaikan BI Rate 5,50 persen: Sektor Mana yang Paling Terpengaruh?

Sektor properti menjadi salah satu sektor yang perlu mendapat perhatian investor setelah keputusan Bank Indonesia.

{{caption}}
Tak Hanya Naikkan BI Rate, Ini 5 Keputusan Bank Indonesia untuk Dongkrak Nilai Tukar Rupiah

Keputusan kedua adalah penyesuaian tingkat imbal hasil instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

{{caption}}
Instrumen SRBI Capai Rp 885,41 triliun, BI Yakin Rupiah Tetap Stabil

Bank Indonesia melaporkan posisi SRBI mencapai Rp 885,41 triliun per 21 April 2026. BI-Rate dipertahankan di angka 4,75% untuk menjaga stabilitas Rupiah.

{{caption}}
BI Tahan Suku Bunga di 4,75%, Ini Alasannya

Langkah ini diambil untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah

{{caption}}
BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,75 Persen

BI memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan menjaga target inflasi.

{{caption}}
BI Rate Naik, Luhut: Justru Bagus, Fundamental Ekonomi Kita Baik

Luhut mengingatkan untuk tetap memperhatikan beberapa hal, sebab perang di Selat Hormuz belum berakhir.

{{caption}}
BI Rate Naik, Tantangan Industri Pengelolaan Investasi Bertambah

Direktur STAR Asset Management, I Nengah Sukerja mengatakan, kenaikan BI-Rate tersebut menambah tantangan bagi industri pengelolaan investasi.

{{caption}}
Bank Indonesia Tiba-tiba Naikkan Suku Bunga Acuan, Pengamat: Langkah Tepat untuk Selamatkan Rupiah

Kenaikan suku bunga acuan menjadi 5,50 persen memperkuat daya tarik aset rupiah, membantu menahan arus keluar modal asing.

{{caption}}
Rupiah Ditutup Kamis 21 Mei 2026 Lesu ke Rp17.667 per Dolar AS

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi kombinasi sentimen global.

{{caption}}
Harga Emas Turun Akibat Penguatan Dolar AS, Simak Penyebab dan Proyeksinya

Kekuatan mata uang dolar AS dan kekhawatiran mengenai inflasi yang berkepanjangan terus mendorong ekspektasi akan adanya kenaikan suku bunga acuan