Sorot
{{caption}}
Mengapa Gabriel Magalhaes Jadi Algojo Penalti Kelima Arsenal di Final Liga Champions?

{{caption}}
PSG Memang Pantas Jadi Kampiun Liga Champions Dua Kali Beruntun

{{caption}}
PSG Sejajar dengan Barcelona Soal Rekor Gol di Liga Champions

{{caption}}
Klasemen MotoGP 2026 usai Seri Italia: Marco Bezzecchi Asapi Rival, Marc Marquez Terus Tercecer

{{caption}}
Hasil MotoGP Italia 2026: Marco Bezzecchi Juara di Kandang

{{caption}}
Prabowo ke Prancis, Indonesia Bidik Transfer Teknologi Alutsista hingga Kerja Sama Energi

Topik Terkait
{{caption}}
BI Rate Tetap 4,75 Persen: Terendah Sejak 2022, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Bank Indonesia kembali mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen, menjadikannya yang terendah sejak 2022. Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan.

{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 5,5 Persen

Bank Indonesia akan terus mencermati ruang penurunan BI-Rate guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

{{caption}}
Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75 Persen

Perry menjelaskan keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga prakiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75%

Langkah ini sebagai upaya menjaga perkiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
BI Tahan Suku Bunga di Level 6,00 Persen

Diharapkan kinerja mata uang Rupiah terhindar dari dampak semakin tingginya ketidakpastian geopolitik.

{{caption}}
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan, Ternyata Ini Alasannya

Keputusan ini konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi pada sasaran 2,5±1 persen pada tahun 2024 dan 2025.

{{caption}}
Bank Indonesia Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 6,5 Persen di Agustus 2024, Ternyata Ini Alasannya

Perry menjelaskan keputusan ini diambil agar tetap konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability.

{{caption}}
Demi Rupiah, BI Tahan Suku Bunga di Level 6,25 Persen

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di level 6,25 persen demi menjaga stabilitas Rupiah.

{{caption}}
FOTO: BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 6,25 Persen, Ini Alasannya

Keputusan mempertahankan suku bunga ini bertujuan menjaga aliran masuk modal asing dan stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

{{caption}}
Demi penguatan Rupiah, Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 6,25 Persen

Melansir data Bloomberg, nilai tukar Rupiah diperjualbelikan direntang Rp16.417 per dolar AS.

{{caption}}
Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 6,25 Persen

Kenaikan suku bunga acuan demi menguatkan stabilitas rupiah.

{{caption}}
Bank Indonesia Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di Level 6 Persen

Dengan demikian suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75 persen.

{{caption}}
Pertumbuhan Ekonomi Jateng Kuat Didorong Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi

Bank Indonesia Jawa Tengah melaporkan pertumbuhan ekonomi Jateng mencapai 5,89 persen pada triwulan I 2026, ditopang kuatnya konsumsi rumah tangga dan investasi, melampaui rata-rata nasional.

{{caption}}
Pesona Tambun Bungai 2026: Kalteng Sukses Dorong Gerakan Bangga Buatan Indonesia

Festival Pesona Tambun Bungai 2026 di Palangka Raya berhasil mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) dengan memamerkan produk UMKM unggulan Kalteng.

{{caption}}
Kolaborasi BI dan Pemda Kalteng Dorong UMKM Naik Kelas, Perkuat Ekonomi Daerah

Bank Indonesia bersama pemerintah daerah Kalimantan Tengah bersinergi dalam berbagai program untuk membantu UMKM Kalteng naik kelas, memperluas akses pasar, dan mendorong digitalisasi, demi penguatan ekonomi lokal.

{{caption}}
PIHPS: Harga Pangan Nasional Terkini, Cabai Rawit Tembus Rp82 Ribu dan Telur Ayam Rp30 Ribu

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis data terbaru, menunjukkan lonjakan harga pangan nasional seperti cabai rawit merah yang mencapai Rp82.450/kg dan telur ayam ras Rp30.500/kg, menarik perhatian publik.

{{caption}}
Karantina Babel Gencarkan Pendampingan Ekspor UMKM, Dorong Ekonomi Daerah

Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Kepulauan Babel intensifkan Pendampingan Ekspor UMKM Babel, memastikan produk unggulan daerah memenuhi standar global dan siap bersaing di pasar internasional. Simak strategi lengkapnya!

{{caption}}
Rupiah Makin Mendekati Rp 18.000, Begini Respon BI

Menurut BI, nilai tukar rupiah masih dipengaruhi oleh berlanjutnya ketidakpastian global akibat perkembangan konflik di Timur Tengah.

{{caption}}
Aturan Baru OJK: Bank Wajib Lebih Transparan Buka Laporan Keuangan ke Publik, Termasuk soal Suku Bunga

Melalui penerbitan beleid baru ini, OJK menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola perbankan.

{{caption}}
Ternyata Ini 5 Alasan Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Jadi 6 Persen

Perry memperkirakan The Fed akan menurunkan suku bunganya selama 3 bulan kedepan secara berturut-turut hingga akhir tahun.

{{caption}}
BI Ancang-Ancang Turunkan Suku Bunga

Saat ini, Bank Indonesia masih berfokus pada penguatan stabilitas nilai tukar rupiah.

{{caption}}
Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan di Level 6 Persen

kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap pro-growth untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

{{caption}}
BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 6 Persen

Bank sentral mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DDR) di level 6 persen.

{{caption}}
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen, Ini Alasannya

Bank Indonesia juga terus memperkuat bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran untuk untuk menjaga stabilitas.