Sorot
{{caption}}
Pembunuh Anak Punk di Bekasi Ditangkap, Ini Dugaan Motifnya

{{caption}}
Viral Balap Liar di Jalan Layang Antasari, Polisi Buru Pelaku

{{caption}}
Pramono: Penyekapan Karyawan Tak Boleh Terulang

{{caption}}
4 Jam Mengerikan Bocah Terjebak di Lubang Proyek

{{caption}}
Banyak Keluhan SPMB, Pramono Ungkap Akar Masalahnya

{{caption}}
Gus Ipul: Sekolah Rakyat Harus Dimulai dengan Kejujuran

Topik Terkait
{{caption}}
BI Rate Tetap 4,75 Persen: Terendah Sejak 2022, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Bank Indonesia kembali mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen, menjadikannya yang terendah sejak 2022. Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan.

{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 5,5 Persen

Bank Indonesia akan terus mencermati ruang penurunan BI-Rate guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

{{caption}}
Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75 Persen

Perry menjelaskan keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga prakiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75%

Langkah ini sebagai upaya menjaga perkiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
BI Tahan Suku Bunga di Level 6,00 Persen

Diharapkan kinerja mata uang Rupiah terhindar dari dampak semakin tingginya ketidakpastian geopolitik.

{{caption}}
Hadapi Gejolak Global, Gubernur Bank Indonesia Fokus Jaga Stabilisasi Kurs Rupiah

Pada bulan November 2024, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate di level enam persen.

{{caption}}
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan, Ternyata Ini Alasannya

Keputusan ini konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi pada sasaran 2,5±1 persen pada tahun 2024 dan 2025.

{{caption}}
Bank Indonesia Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 6,5 Persen di Agustus 2024, Ternyata Ini Alasannya

Perry menjelaskan keputusan ini diambil agar tetap konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability.

{{caption}}
FOTO: BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 6,25 Persen, Ini Alasannya

Keputusan mempertahankan suku bunga ini bertujuan menjaga aliran masuk modal asing dan stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

{{caption}}
Demi penguatan Rupiah, Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 6,25 Persen

Melansir data Bloomberg, nilai tukar Rupiah diperjualbelikan direntang Rp16.417 per dolar AS.

{{caption}}
Tok! Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 6,25 Persen

Dengan demikian, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,5 persen, dan suku bunga Lending Facility 7 persen.

{{caption}}
Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 6,25 Persen

Kenaikan suku bunga acuan demi menguatkan stabilitas rupiah.

{{caption}}
BI Rate Naik Jadi 5,75%, Begini Dampaknya bagi Industri Asuransi

OJK berpendapat bahwa selain BI Rate, kinerja investasi juga sangat dipengaruhi oleh keadaan keuangan yang ada.

{{caption}}
BI Rate Naik ke 5,75 Persen, Yield Obligasi Diproyeksi Tetap Tinggi Hingga Akhir 2026

Salvian menjelaskan bahwa tren yield obligasi pada semester II-2026 diperkirakan masih bertahan di level tinggi seiring proses repricing risiko.

{{caption}}
BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,75 Persen

BI memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan menjaga target inflasi.

{{caption}}
Tak Hanya Naikkan BI Rate, Ini 5 Keputusan Bank Indonesia untuk Dongkrak Nilai Tukar Rupiah

Keputusan kedua adalah penyesuaian tingkat imbal hasil instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

{{caption}}
BI Rate Naik, Luhut: Justru Bagus, Fundamental Ekonomi Kita Baik

Luhut mengingatkan untuk tetap memperhatikan beberapa hal, sebab perang di Selat Hormuz belum berakhir.

{{caption}}
BI Rate Naik, Tantangan Industri Pengelolaan Investasi Bertambah

Direktur STAR Asset Management, I Nengah Sukerja mengatakan, kenaikan BI-Rate tersebut menambah tantangan bagi industri pengelolaan investasi.

{{caption}}
TPID Bitung Perkuat Strategi 4K Jaga Inflasi Daerah Tetap Terkendali

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bitung secara konsisten menerapkan Strategi 4K untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan, menjaga inflasi tetap terkendali di Kota Bitung.

{{caption}}
BI Perkuat Kedaulatan Rupiah di Perbatasan Entikong Melalui Lentera Batas Negeri 2026

Bank Indonesia terus mengukuhkan Kedaulatan Rupiah di Perbatasan Indonesia-Malaysia, khususnya di Entikong, melalui program Lentera Batas Negeri 2026 yang menjangkau masyarakat 3T dan mendorong ekonomi lokal.

{{caption}}
Harga Pangan Strategis di Minggu Pagi: Bawang Merah dan Daging Ayam Capai Level Tertentu

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia merilis data terkini harga pangan strategis di pasar eceran, menunjukkan bawang merah dan daging ayam mencapai level tertentu di Minggu pagi. Simak detail harga komoditas lainnya yang.

{{caption}}
Update Terkini Harga Pangan Strategis: Telur Ayam dan Bawang Merah Stabil Tinggi di Sabtu Pagi

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis data terbaru harga pangan strategis, menunjukkan telur ayam dan bawang merah tetap tinggi pada Sabtu pagi. Simak rinciannya!

{{caption}}
BI dan Pemkot Bitung Perkuat Sinergi Jaga Daya Beli Masyarakat, Fokus Pengendalian Inflasi Bitung

Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Bitung terus bersinergi menjaga daya beli masyarakat melalui upaya Pengendalian Inflasi Bitung, terutama komoditas pangan yang fluktuatif demi stabilitas ekonomi daerah.

{{caption}}
BI Perkuat Strategi Tarik Investasi Lampung, Dorong Ekonomi Daerah Melalui Energi Terbarukan

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung gencar memperkuat strategi untuk menarik Investasi Lampung di berbagai sektor, termasuk energi terbarukan, demi mendanai proyek strategis dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.