Telkom Sebar Dividen Jumbo Rp21,04 Triliun, Per Lembar Saham Dapat Segini
TLKM mencatatkan laba tahun berjalan Rp30,74 triliun, termasuk kontribusi dari kepentingan non-pengendali.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom membagikan dividen sebesar Rp21,04 triliun atau 89 persen persen dari laba bersih 2024 mencapai Rp23,64 triliun. Nilai ini setara Rp212,4 per lembar saham.
Sementara itu, sisa 11 persen dari laba bersih atau sekitar Rp2,6 triliun akan digunakan sebagai laba ditahan. Keputusan ini tertuang dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom di Hotel Four Season, Jakarta, Selasa (27/5).
Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, dari sisi laba, TLKM mencatatkan laba tahun berjalan Rp30,74 triliun, termasuk kontribusi dari kepentingan non-pengendali.
Adapun laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp23,65 triliun, sedikit menurun dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp24,6 triliun.
Meskipun laba turun tipis, Telkom mencatat arus kas operasi yang sangat kuat, yakni R 61,6 triliun, mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjaga efisiensi dan keberlanjutan operasional di tengah tantangan ekonomi.
Laba-Rugi Telkom
Dari laporan laba rugi, beban operasional Telkom mencapai Rp41,2 triliun, sementara beban penyusutan dan amortisasi berada di angka Rp32,64 triliun. Beban karyawan tercatat sebesar Rp16,81 triliun, mencerminkan komitmen perusahaan terhadap sumber daya manusia.
Dengan seluruh pengeluaran tersebut, laba usaha Telkom pada tahun 2024 mencapai Rp42,99 triliun. Untuk laba per saham, tercatat sebesar Rp 238,73, sedikit lebih rendah dibandingkan Rp247,92 per saham pada 2023.
Dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, total aset Telkom per akhir 2024 mencapai Rp299,68 triliun, mengalami kenaikan dibandingkan Rp287,04 triliun pada 2023. Sementara itu, total ekuitas naik menjadi Rp162,5 triliun, menunjukkan struktur permodalan yang semakin kokoh. Kas dan setara kas Telkom juga naik menjadi Rp33,91 triliun, dari sebelumnya Rp29,01 triliun.