Seskab Teddy Pastikan Peserta Program Magang Nasional Dapat Pelatihan Sesuai Bidang
Seskab Teddy tinjau Program Magang Nasional Batch 1, pastikan peserta dapat pelatihan sesuai bidang dan uang saku layak. Target 100 ribu peserta diumumkan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya baru-baru ini melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan Program Magang Nasional. Kunjungan ini dilakukan pada Jumat, 7 November 2025, di PT Denso Indonesia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Peninjauan tersebut bertujuan untuk melihat langsung bagaimana para peserta magang menerima pelatihan sesuai dengan bidang perkuliahan mereka. Program ini merupakan inisiatif pemerintah untuk menjembatani lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri.
Program Magang Nasional, yang telah memasuki minggu ketiga pelaksanaannya, fokus pada peningkatan keterampilan lulusan baru. Hal ini diharapkan dapat membekali mereka dengan keahlian yang relevan dan dibutuhkan oleh dunia usaha.
Pelatihan Komprehensif dan Uang Saku Layak
Dalam kunjungannya, Seskab Teddy berinteraksi langsung dengan para peserta magang untuk memahami manfaat yang mereka peroleh. Ia menekankan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pengalaman kerja nyata.
Teddy menjelaskan bahwa peserta tidak hanya bekerja, tetapi juga mendapatkan pelatihan intensif, pengembangan keterampilan, serta bimbingan dari mentor profesional. Semua ini disesuaikan dengan disiplin ilmu yang mereka pelajari di bangku kuliah.
Selain itu, para peserta Program Magang Nasional juga menerima uang saku yang setara dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tempat mereka magang. "Di sini, para peserta magang benar-benar telah bekerja, diberikan pelatihan, keterampilan, bahkan mendapatkan mentor, sesuai bidang perkuliahan masing-masing. Mereka juga mendapat uang saku setara Upah Minimum Kabupaten/Kota tempat magang. Misalkan, untuk di Kabupaten Bekasi ini, sekitar Rp5,5 juta setiap bulannya," ujar Teddy.
Beberapa peserta yang ditemui Teddy bahkan baru saja menyelesaikan studi mereka pada Agustus 2025, menunjukkan relevansi program bagi para lulusan baru.
Target Ambisius: 100 Ribu Peserta Program Magang Nasional
Pada kesempatan yang sama, Seskab Teddy juga menyampaikan kabar penting mengenai perluasan program ini. Presiden Prabowo telah menginstruksikan Menteri Ketenagakerjaan untuk segera membuka gelombang kedua.
Gelombang kedua Program Magang Nasional direncanakan akan menampung hingga 80.000 lulusan baru. Ini merupakan peningkatan signifikan dari gelombang pertama yang diikuti oleh 20.000 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Dengan dimulainya gelombang kedua pada November 2025, total peserta Program Magang Nasional pada tahun 2025 akan mencapai angka 100.000 orang. Angka ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mempersiapkan angkatan kerja yang kompeten.
Ekspansi program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi para lulusan untuk mendapatkan pengalaman kerja. Ini juga membantu mereka mengaplikasikan ilmu yang didapat di dunia industri.
Meningkatkan Keterampilan dan Kesiapan Kerja Lulusan
Program Magang Nasional menjadi salah satu pilar utama pemerintah dalam meningkatkan keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri. Ini penting untuk memastikan relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja.
Melalui program ini, lulusan baru dapat mengembangkan keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan oleh sektor usaha. Keterampilan ini seringkali tidak sepenuhnya didapatkan di bangku perkuliahan.
Inisiatif ini juga berfungsi sebagai jembatan bagi para lulusan untuk memasuki dunia kerja dengan lebih percaya diri dan siap. Pengalaman magang yang terstruktur dan terarah akan menjadi bekal berharga bagi karir mereka.
Diharapkan, dengan adanya program ini, angka pengangguran lulusan baru dapat ditekan. Sekaligus, kualitas sumber daya manusia Indonesia dapat meningkat secara keseluruhan.
Sumber: AntaraNews