Polres Tanimbar dan Kelompok Tani Sukses Gelar Panen Raya Jagung Hibrida
Sinergi Polres Tanimbar, Dinas Pertanian, dan Kelompok Tani Bulatan membuahkan hasil gemilang dengan suksesnya panen raya jagung hibrida, memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Tanimbar bersama Dinas Pertanian dan Kelompok Tani Bulatan baru saja merayakan panen raya jagung hibrida di Desa Amdasa, Kecamatan Wertamrian, Maluku. Kegiatan ini diselenggarakan di lahan seluas lima hektare yang dikelola oleh masyarakat setempat. Panen raya ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mendukung program ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Acara penting ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Wertamrian, Kurniawan Dwi Sandi, dan turut melibatkan pendamping penyuluh dari Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Partisipasi aktif dari anggota Kelompok Tani Bulatan Desa Amdasa juga sangat krusial dalam menyukseskan panen ini. Sinergi ini menunjukkan kolaborasi erat antara berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama.
Menurut Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Ayani, keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian merupakan wujud nyata dukungan terhadap ketahanan pangan nasional. Kerja sama solid antara kepolisian, penyuluh pertanian, dan kelompok tani diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan pangan, khususnya di wilayah Kecamatan Wertamrian.
Sinergi Polri dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan
AKBP Ayani menegaskan bahwa Polri tidak hanya fokus pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saja, melainkan juga aktif dalam mendampingi para petani. Pendampingan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian lokal yang sangat vital bagi perekonomian daerah. Keterlibatan ini mencerminkan peran Polri yang semakin luas dalam pembangunan masyarakat.
Program ketahanan pangan ini diawali dengan penyaluran bantuan bibit jagung hibrida pada tanggal 10 Februari 2026 yang lalu. Polsek Wertamrian melalui Bhabinkamtibmas Desa Amdasa, H. Heatubun, bersinergi dengan Dinas Pertanian dalam menyalurkan bibit unggul tersebut kepada masyarakat. Inisiatif ini menjadi fondasi awal keberhasilan panen raya yang baru saja dilaksanakan.
Setelah menerima bibit, Kelompok Tani Bulatan kemudian mengelola lahan seluas lima hektare yang telah disiapkan khusus untuk penanaman jagung hibrida. Dengan kerja keras dan pendampingan, lahan tersebut berhasil memasuki masa panen yang melimpah. Keberhasilan ini adalah hasil dari perencanaan matang dan eksekusi yang konsisten.
Dampak Ekonomi dan Harapan Masa Depan
Hasil panen jagung yang melimpah ini selanjutnya akan melalui serangkaian proses penting, mulai dari pemipilan hingga pengeringan. Tahapan ini krusial untuk memastikan kualitas jagung sebelum siap dipasarkan ke konsumen. Pemasaran hasil panen diharapkan dapat secara signifikan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat setempat.
Kapolres Ayani menyatakan komitmen pihaknya untuk terus mendukung aktivitas pertanian masyarakat di Kepulauan Tanimbar. Upaya ini merupakan bagian integral dari strategi yang lebih besar dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Selain itu, dukungan ini juga berkontribusi pada terjaganya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Keberhasilan Kelompok Tani Bulatan di Desa Amdasa diharapkan dapat menjadi inspirasi dan contoh positif bagi desa-desa lain di Kecamatan Wertamrian. Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Dengan demikian, potensi pertanian di Tanimbar dapat dimaksimalkan untuk kemajuan bersama.
Sumber: AntaraNews