Buleleng Tetapkan Gerokgak sebagai Kawasan Strategis Ketahanan Pangan Nasional
Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra memproyeksikan Kecamatan Gerokgak sebagai Kawasan Strategis Ketahanan Pangan nasional, memanfaatkan potensi lahan dan sumber daya alamnya yang besar untuk komoditas unggulan dan mendukung program nasional.
Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, secara resmi mengumumkan penetapan Kecamatan Gerokgak sebagai Kawasan Strategis Ketahanan Pangan nasional. Langkah ini diambil untuk memperkuat sektor pertanian dan hortikultura di wilayah tersebut. Proyeksi ini bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional yang lebih luas, mengingat potensi besar yang dimiliki Gerokgak.
Sutjidra menjelaskan bahwa Gerokgak memiliki keunggulan signifikan dari sisi lahan, sumber daya alam, serta potensi pengembangan komoditas unggulan. Pernyataan ini disampaikan usai menghadiri kegiatan Dharma Santi di Gedung Serbaguna Desa Adat Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.
Pengembangan ini tidak hanya mencakup pertanian dan hortikultura, tetapi juga berpotensi merambah ke sektor perikanan dan industri pangan. Dengan luas lahan yang memadai, Kecamatan Gerokgak dinilai sangat memungkinkan untuk menjadi pusat produksi pangan yang vital bagi Buleleng dan Indonesia.
Potensi Besar Gerokgak untuk Pangan Nasional
Kecamatan Gerokgak diidentifikasi sebagai salah satu wilayah dengan potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat pertanian, hortikultura, perikanan, hingga industri pangan di Kabupaten Buleleng. Bupati Sutjidra menegaskan bahwa luas lahan yang cukup besar di Gerokgak sangat mendukung pengembangan industri perikanan dan pertanian secara luas.
Pemerintah Kabupaten Buleleng telah melakukan pemetaan lahan potensial di sembilan kecamatan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional ini. Pemetaan tersebut disesuaikan dengan karakteristik wilayah dan komoditas unggulan masing-masing daerah.
Dalam skema ini, Kecamatan Gerokgak secara khusus diproyeksikan menjadi salah satu Kawasan Strategis Ketahanan Pangan yang penting. Wilayah seperti Pejarakan dan beberapa area lainnya di Gerokgak dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan pertanian hortikultura secara berkelanjutan.
Kabupaten Buleleng sendiri merupakan salah satu dari 13 kabupaten di Indonesia yang terpilih dalam pengembangan program ketahanan pangan nasional. Dari sekitar 540 kabupaten di seluruh Indonesia, Buleleng menjadi bagian dari kelompok terpilih ini, menunjukkan pengakuan atas potensi daerah tersebut.
Fokus Komoditas Unggulan dan Pengembangan Wilayah
Pengembangan program ketahanan pangan di Buleleng difokuskan pada empat komoditas utama. Dua di antaranya adalah komoditas buah-buahan, yaitu durian dan manggis, serta dua komoditas hortikultura, yakni bawang merah dan sayuran hijau.
Untuk buah durian, pengembangannya direncanakan di Kecamatan Busungbiu dan Seririt. Sementara itu, manggis akan dipusatkan salah satunya di Kecamatan Gerokgak.
Komoditas bawang merah diarahkan pengembangannya di Kecamatan Gerokgak, Kubutambahan, dan Sawan. Adapun sayuran hijau akan dikembangkan di sejumlah wilayah dataran tinggi yang memiliki kondisi optimal untuk produktivitas pertanian.
Seluruh potensi ini telah dipetakan secara cermat agar pengembangan komoditas dapat dilakukan secara lebih fokus, terarah, dan berkelanjutan hingga tahun 2029. Rencana ini mencakup seluruh tahapan, mulai dari perencanaan di hulu hingga proses di hilir.
Infrastruktur Pendukung Ketahanan Pangan
Aspek penting dalam pengembangan Kawasan Strategis Ketahanan Pangan Gerokgak adalah ketersediaan air. Untuk memenuhi kebutuhan air bagi pengembangan pertanian, Bendungan Gerokgak akan dimanfaatkan secara optimal.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kawasan sepanjang aliran bendungan memiliki potensi lahan dan ketersediaan air yang cukup baik. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga akan memperbaiki jaringan irigasi dan jalan usaha tani melalui program pusat yang telah diterima.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga membuka peluang untuk pembangunan embung penampungan air. Ini bertujuan untuk memperkuat sistem pengairan pertanian di kawasan Gerokgak dan wilayah sekitarnya, memastikan pasokan air yang stabil dan memadai untuk mendukung produktivitas pertanian.
Sumber: AntaraNews