Pemkot Medan Catat Transaksi UMKM MTQ Medan Capai Rp590 Juta, Dorong Ekonomi Kreatif
Pemerintah Kota Medan mengumumkan transaksi UMKM selama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Medan 2026 mencapai Rp590 juta, menunjukkan potensi besar Transaksi UMKM MTQ Medan dalam menggerakkan ekonomi lokal.
Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, mencatat capaian signifikan dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Medan Tahun 2026. Total transaksi yang berhasil dibukukan oleh para pelaku UMKM mencapai angka fantastis Rp590 juta, menunjukkan potensi ekonomi lokal yang kuat.
Kegiatan MTQ yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 18 April 2026 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga platform ekonomi yang melibatkan sekitar 100 pelaku UMKM dari berbagai sektor. Lokasi penyelenggaraan di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Sunggal, menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif masyarakat yang ramai dikunjungi.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, Sofyan, menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah tersebut. Hal ini sekaligus membuka ruang lebih luas bagi usaha masyarakat lokal untuk terus berkembang dan berinovasi, memberikan dampak positif bagi kesejahteraan.
Dampak Ekonomi dan Partisipasi UMKM
Sofyan menyatakan bahwa kegiatan ini secara langsung berkontribusi pada penguatan ekonomi kreatif di Kota Medan, melampaui sekadar ajang keagamaan. Ratusan pelaku usaha memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada ribuan pengunjung. Pengunjung datang dari berbagai wilayah di Kota Medan dan sekitarnya, menciptakan pasar yang dinamis dan interaktif.
Berbagai stan menampilkan kerajinan tangan yang unik, makanan khas daerah yang lezat, hingga produk inovatif seperti potret dari kopi. Keberagaman produk ini menunjukkan potensi besar ekonomi kreatif yang dimiliki masyarakat Medan, serta kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan tren pasar. Meskipun tidak ada target transaksi spesifik yang ditetapkan sebelumnya, capaian Rp590 juta ini sangat membanggakan dan melampaui ekspektasi.
Partisipasi aktif dari sekitar 100 pelaku UMKM menjadi kunci sukses dalam mendongkrak transaksi dan mempromosikan produk lokal. Mereka tidak hanya menjual produk, tetapi juga berinteraksi langsung dengan konsumen, membangun jaringan bisnis, dan mendapatkan umpan balik berharga untuk pengembangan usaha. Ini adalah langkah strategis untuk pengembangan usaha jangka panjang dan peningkatan daya saing.
MTQ Medan Dorong Potensi Lokal dan Regenerasi
Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Kota Medan Tahun 2026 resmi ditutup pada Sabtu malam, 18 April 2026, setelah sepekan penuh kegiatan. Penutupan ini ditandai dengan penyerahan bendera MTQ kepada Kecamatan Medan Petisah, yang akan menjadi tuan rumah selanjutnya pada MTQ ke-60 tahun 2027. Ini menunjukkan adanya rotasi dan keberlanjutan kegiatan penting ini dalam kalender kota.
Sebanyak 692 peserta turut serta dalam ajang MTQ kali ini, mewakili utusan dari berbagai kecamatan, madrasah aliyah, dan pondok pesantren se-Kota Medan. Partisipasi luas ini mencerminkan antusiasme masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai keagamaan dan budaya, serta mencari bibit-bibit qari dan qariah terbaik.
Dalam kompetisi yang ketat ini, Kecamatan Medan Selayang berhasil mempertahankan gelar juara umum untuk kali ini. Posisi kedua diraih oleh Kecamatan Medan Sunggal, sementara Kecamatan Medan Barat menempati peringkat ketiga. Prestasi ini menjadi motivasi bagi peserta dan wilayah lain untuk terus meningkatkan kualitas dan persiapan di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews