Pemkab Mukomuko Gelar MTQ VII, Pertandingkan 10 Cabang Lomba di Mukomuko
Pemerintah Kabupaten Mukomuko akan menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VII pada 19-21 November 2025, mempertandingkan 10 cabang lomba. Simak detailnya!
Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, akan menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VII tingkat kabupaten. Acara bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 19 hingga 21 November 2025 mendatang.
MTQ ke-VII Mukomuko akan mempertandingkan total 10 cabang lomba yang beragam. Kegiatan ini diproyeksikan akan melibatkan peserta dari seluruh 15 kecamatan di wilayah tersebut.
Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Pemkab Mukomuko, Amri Kurniadi, menjelaskan tujuan utama. MTQ bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah penting untuk pembinaan mental spiritual generasi muda.
Tujuan dan Signifikansi MTQ VII Mukomuko
MTQ ke-VII Mukomuko memiliki peran ganda yang strategis. Selain berfungsi sebagai ajang seleksi kafilah terbaik untuk mewakili Mukomuko di tingkat provinsi pada tahun 2026, kegiatan ini juga membawa nilai penting dalam pembinaan. Fokus utamanya adalah pada pengembangan mental spiritual generasi muda daerah.
Amri Kurniadi menegaskan bahwa MTQ berperan vital dalam melestarikan tradisi keislaman. Ini juga bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Al-Quran secara menyeluruh. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas keagamaan di Mukomuko.
"MTQ bukan sekadar perlombaan, tapi juga wadah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran sejak usia dini," kata Amri. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan memperkuat karakter serta mempererat ukhuwah islamiyah di tingkat lokal.
Rincian Cabang Lomba dan Peserta MTQ VII Mukomuko
Sebanyak sepuluh cabang lomba akan dipertandingkan dalam MTQ ke-VII Mukomuko. Cabang-cabang tersebut mencakup Tilawah dan Qiro’at Al-Quran, Tartil dan Tilawah anak-anak, serta seni Kaligrafi Al-Qur’an. Keberagaman ini menunjukkan komitmen Pemkab Mukomuko dalam mengembangkan berbagai aspek keislaman.
Selain itu, terdapat juga Syarh Al-Quran, Fahm Al-Quran, dan hafalan Al-Quran. Kategori hafalan Al-Quran dibagi menjadi 1, 5, 10, 20, dan 30 juz. Cabang Tafsir, karya tulis ilmiah Al-Quran (KTIQ), dan Musabaqah Al-Quran juga akan dilombakan.
Peserta MTQ ke-VII Mukomuko akan datang dari tiga kategori usia yang berbeda. Kategori tersebut meliputi anak-anak, remaja, dan dewasa, memastikan partisipasi dari berbagai lapisan masyarakat. Ini menunjukkan inklusivitas acara dalam menjangkau seluruh potensi qari dan qariah di Mukomuko.
Anggaran dan Penilaian MTQ VII Mukomuko
Pemerintah Kabupaten Mukomuko telah mengalokasikan anggaran signifikan untuk penyelenggaraan MTQ ke-VII. Dana sebesar Rp800 juta bersumber dari APBD 2025. Anggaran ini akan digunakan untuk mendukung seluruh aspek pelaksanaan MTQ, termasuk penghargaan bagi pemenang.
Proses penilaian dalam MTQ ke-VII Mukomuko akan dilakukan secara profesional. "Setiap cabang akan dinilai oleh tiga orang dewan hakim," kata Amri. Selain itu, satu panitera dan satu pembawa acara juga akan bertugas di setiap cabang lomba.
Amri Kurniadi menambahkan bahwa MTQ tidak hanya sekadar kompetisi. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mengevaluasi hasil pembinaan tilawah dan tahfidz. Pembinaan tersebut telah dilakukan secara intensif di tingkat kecamatan dan desa di Mukomuko.
Sumber: AntaraNews