Pemkab Bengkayang Dukung Investasi PT APN untuk Kesejahteraan Masyarakat Lokal
Pemerintah Kabupaten Bengkayang menyatakan dukungan penuh terhadap investasi PT Agrinas Palma Nusantara (APN) di sektor perkebunan, bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal dan menciptakan harmonisasi baru.
Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, secara resmi menyatakan dukungannya terhadap investasi sektor perkebunan yang dikelola oleh PT Agrinas Palma Nusantara (APN). Dukungan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membangun harmonisasi baru antara perusahaan dan warga di wilayah operasionalnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, Yustianus, menekankan pentingnya PT APN membangun kepercayaan baru di tengah masyarakat. Hal ini dapat dicapai melalui pemberian kepastian hukum, pemenuhan hak-hak masyarakat dan pekerja secara adil, serta penghapusan trauma masa lalu akibat berbagai gejolak yang pernah terjadi.
Pemkab Bengkayang menegaskan komitmennya untuk mendukung investasi yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Pendekatan dialog serta penyelesaian persoalan secara terbuka dan berkeadilan menjadi prioritas utama dalam setiap proses investasi.
Komitmen Pemkab dan Harapan Masyarakat Lokal
Pemerintah Kabupaten Bengkayang menegaskan bahwa investasi yang didukung harus memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat. Terutama, fokus diberikan kepada warga yang tinggal di sekitar perusahaan, termasuk di wilayah perbatasan Jagoi Babang.
Tokoh masyarakat Jagoi Babang, Limen AK Linggai, menyambut baik kehadiran PT APN sebagai peluang baru untuk peningkatan kesejahteraan warga. Ia berharap perusahaan ini dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat Jagoi Babang.
Limen AK Linggai juga menekankan bahwa sebagai perusahaan milik negara, orientasi utama PT APN haruslah pada kesejahteraan masyarakat. Pemberdayaan warga lokal sangat penting agar manfaat kehadiran perusahaan benar-benar dirasakan oleh masyarakat Bengkayang.
Dukungan penuh dari pemerintah daerah ini diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif. Hal ini sekaligus memastikan bahwa setiap kegiatan usaha selaras dengan kepentingan pembangunan daerah dan peningkatan taraf hidup warga.
Tata Kelola Perkebunan Berkelanjutan dari PT APN
Regional Head PT Agrinas Palma Nusantara Wilayah Kalimantan, Mayjen TNI (Purn) Supriono, menegaskan komitmen perusahaan. PT APN akan menghadirkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang lebih baik, transparan, dan bertanggung jawab.
Komitmen ini merupakan bagian integral dari peran negara dalam mengelola aset strategis demi kepentingan publik. PT APN bertekad untuk memastikan bahwa kehadirannya memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.
Perusahaan juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait. Upaya ini dilakukan untuk menyelesaikan potensi konflik, mengamankan aset perusahaan, serta meningkatkan kontribusi bagi pendapatan negara secara keseluruhan.
Pendekatan ini mencerminkan visi PT APN untuk menjadi entitas bisnis yang tidak hanya berorientasi profit. Namun juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan yang kuat, sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Harmonisasi dan Pemberdayaan Komunitas
PT APN saat ini sedang mengintensifkan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Tujuannya adalah menciptakan situasi yang kondusif di wilayah perkebunan, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar.
Dialog terbuka menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang mungkin timbul antara perusahaan dan masyarakat. Pendekatan ini diharapkan dapat membangun hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan.
Pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui berbagai program yang mendukung peningkatan kapasitas dan ekonomi lokal. Ini mencakup pelatihan, penyerapan tenaga kerja lokal, dan pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Melalui upaya-upaya ini, PT APN berupaya menghapus trauma masa lalu dan membangun kepercayaan baru. Hal ini penting untuk memastikan keberlanjutan operasional perusahaan serta kesejahteraan jangka panjang bagi masyarakat Bengkayang.
Sumber: AntaraNews