Pemerintah Targetkan 30.000 Koperasi Berbadan Hukum Pekan Depan
Musdesus ini merupakan tahap awal pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan dalam program Koperasi Merah Putih.
Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono menyampaikan bahwa pelaksanaan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang telah mencapai angka 78.600 di seluruh Indonesia. Ferry optimis bahwa jumlah ini akan menyentuh angka 80.000 dalam pekan ini.
Dia menjelaskan, Musdesus ini merupakan tahap awal pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan dalam program Koperasi Merah Putih.
"Pelaksanaan musyawarah desa khusus di seluruh Indonesia sudah terlaksana sebanyak 78.600 di seluruh Indonesia. Jadi, kami dengan angka tersebut yakin optimis bahwa dalam minggu ini bisa mencapai 80.000 pelaksanaan musyawarah desa khusus yang sudah dilakukan di seluruh Indonesia," kata Ferry dalam konferensi pers Rakortas soal Kopdes Merah Putih, di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Rabu (4/6).
Adapun rakortas tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dari berbagai kementerian, termasuk Wakil Menteri BUMN, Wakil Menteri Hukum dan HAM, Wakil Menteri Dalam Negeri (melalui Zoom), serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Lebih lanjut, dalam rapat tersebut, Ferry juga menyampaikan bahwa proses percepatan pembentukan badan hukum koperasi tengah berlangsung pesat. Hingga saat ini, sebanyak 17.000 koperasi telah memiliki akta pendirian.
"Hari ini kita sudah mencapai angka masuk ke 17.000 akte badan hukumnya. Dan kita tadi juga sudah formulasikan bagaimana proses percepatannya," ujarnya.
Target selanjutnya adalah mencapai 30.000 koperasi berbadan hukum pada pekan depan, setelah Ketua Satgas Nasional, yang juga Menko Pangan, Zulkifli Hasan kembali dari ibadah haji.
Adapun pemerintah menetapkan akhir Juni sebagai batas waktu finalisasi pembentukan badan hukum koperasi tersebut.
"Nanti minggu depan rapat ketika Pak Ketua Satgas, Pak Menko Pangan pulang dari haji, itu kita bisa sampai ke angka 30.000-an. Dan kalau proses pembentukan badan hukum itu kan di akhir Juni memang kita berikan waktunya,” ujarnya.
Pembuatan Mock-Up Kopdes Merah Putih
Selain itu, kata Ferry, dalam rapat juga membahas rencana pembuatan mock-up koperasi di berbagai titik sebagai contoh penerapan ideal koperasi desa dan kelurahan.
Dari sekitar 100 titik awal yang teridentifikasi, akan diseleksi kembali untuk menentukan lokasi paling representatif.
"Pembuatan mock-up di beberapa titik yang sudah tadi kita kumpulkan ada 80, terus ada 20, tapi kita akan seleksi lagi mana yang titik-titik itu akan kita setujui dan akan dilakukan dengan pendekatan yang seideal mungkin," ujarnya.
Pembentukan Satgas Daerah
Terakhir, Ferry melaporkan perkembangan pembentukan Satgas di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Struktur ini diharapkan segera rampung dan akan berperan penting dalam pendampingan pembuatan mock-up serta optimalisasi aset yang dimiliki oleh koperasi. Infrastruktur Satgas daerah ini akan menjadi ujung tombak implementasi program di lapangan.
"Proses pembentukan satgas di tingkat provinsi kabupaten/kota, ini juga sudah hampir rampung. Jadi nanti pelaksanaan kegiatan tentang pendampingan untuk pembuatan mock-up, kemudian juga untuk optimalisasi aset yang ada," ujarnya.
Maka dengan kolaborasi lintas kementerian dan sinergi antarlembaga, pemerintah berkomitmen mewujudkan koperasi desa dan kelurahan sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang kuat dan mandiri.