Pemerintah Pastikan Alokasi Rp480 Miliar untuk Bonus Atlet SEA Games dari APBN
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi alokasi dana sebesar Rp480 miliar dari APBN untuk pembayaran Bonus Atlet SEA Games Ke-33. Penasaran dengan rinciannya?
Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam mengapresiasi prestasi olahraga nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah memastikan alokasi dana sebesar Rp480 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembayaran bonus atlet peraih medali di ajang SEA Games Ke-33 Thailand 2025.
Penyerahan bonus tersebut secara simbolis dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (08/1/2026). Langkah ini menjadi bentuk nyata penghargaan negara atas perjuangan dan dedikasi para pahlawan olahraga Indonesia.
Pemberian bonus ini diharapkan dapat memotivasi para atlet untuk terus berprestasi mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Jumlah bonus yang dialokasikan ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah pemberian bonus SEA Games oleh pemerintah Indonesia.
Alokasi Dana dan Sumber Anggaran Bonus Atlet SEA Games
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa anggaran untuk Bonus Atlet SEA Games ini murni berasal dari APBN, bukan dari dana pribadi Presiden. Pernyataan ini disampaikan Purbaya usai Konferensi Pers APBN KiTa di Jakarta, Kamis (08/1/2026).
Awalnya, alokasi bonus atlet SEA Games diperkirakan mencapai sekitar Rp580 miliar. Namun, setelah melalui penyesuaian, angka final yang disetujui berada di kisaran Rp480 miliar. Seluruh dana tersebut bersumber dari kas negara, memperjelas komitmen pemerintah dalam mendukung sektor olahraga.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menjanjikan bonus sebesar Rp1 miliar bagi atlet peraih medali emas pada ajang SEA Games yang berlangsung di Thailand. Komitmen ini kini terealisasi melalui mekanisme anggaran negara yang transparan dan akuntabel.
Rincian Bonus dan Regulasi Resmi
Secara rinci, pemerintah mengalokasikan total Rp465,25 miliar untuk atlet dan pelatih yang berhasil membawa pulang medali dari SEA Games Thailand 2025. Pemberian bonus ini diatur secara resmi dalam Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Nomor 219 Tahun 2025 tentang Pemberian Penghargaan Olahraga kepada Olahragawan dan Pelatih Olahraga Berprestasi pada Penyelenggaraan South East Asian (SEA) Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.
Berdasarkan keputusan menteri tersebut, rincian bonus yang diterima atlet dan pelatih adalah sebagai berikut:
- Atlet perseorangan peraih medali emas mendapatkan Rp1 miliar.
- Atlet ganda peraih medali emas mendapatkan Rp800 juta.
- Atlet beregu peraih medali emas mendapatkan Rp500 juta.
- Pelatih perseorangan/ganda peraih medali emas diganjar Rp300 juta.
- Pelatih beregu peraih medali emas mendapatkan Rp400 juta.
- Untuk medali perak dan perunggu, atlet perorangan mendapatkan Rp315 juta dan Rp157,5 juta.
- Atlet ganda perak dan perunggu masing-masing Rp252 juta dan Rp126 juta.
- Sementara atlet beregu perak dan perunggu menerima Rp220,5 juta dan Rp110,25 juta.
- Bonus medali emas kedua dan seterusnya untuk pelatih adalah Rp150 juta.
Bonus akan langsung ditransfer ke rekening atlet dan pelatih melalui Bank BRI. Pajak atas bonus tersebut akan dibebankan pada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Capaian Gemilang Indonesia di SEA Games 2025
Kontingen Indonesia berhasil membawa pulang total 333 medali dari SEA Games 2025, yang terdiri dari 91 medali emas, 154 medali perak, dan 108 medali perunggu. Jumlah perolehan medali emas ini melampaui target 80 medali emas yang ditetapkan oleh Kemenpora.
Capaian ini menempatkan Indonesia di peringkat kedua klasemen akhir SEA Games 2025, memutus rekor buruk Indonesia saat tidak menjadi tuan rumah SEA Games, di mana terakhir kali menempati posisi runner-up adalah pada SEA Games 1995. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan bahwa bonus ini merupakan apresiasi negara terhadap jasa para atlet dan pelatih yang telah memberikan upaya terbaiknya dalam membela martabat bangsa.
Sumber: AntaraNews