Pelni Ambon Prediksi Lonjakan Penumpang Arus Mudik Idul Fitri 2026 Capai 28.000 Orang
PT Pelni Cabang Ambon memproyeksikan jumlah penumpang arus mudik Idul Fitri 2026 mencapai 28.000 orang, meningkat signifikan akibat kebijakan WFA dan libur panjang, serta telah menyiapkan 12 armada kapal.
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Ambon memperkirakan lonjakan jumlah penumpang pada arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Perusahaan pelayaran ini memproyeksikan sekitar 28.000 orang akan menggunakan jasa kapal Pelni.
Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan musim mudik Lebaran tahun 2025 yang tercatat sebanyak 26.000 penumpang. Kenaikan ini dipicu oleh beberapa faktor utama yang memengaruhi mobilitas masyarakat.
Kepala Cabang Pelni Ambon, Marthin Heryanto, menjelaskan bahwa kebijakan work from anywhere (WFA) pemerintah serta momentum libur panjang menjadi pendorong utama. Peningkatan ini sudah diantisipasi dengan berbagai persiapan matang.
Antisipasi Lonjakan Penumpang dan Armada Disiapkan
Menghadapi potensi lonjakan penumpang pada arus mudik Idul Fitri 2026, Pelni Ambon telah mengambil langkah proaktif. Sebanyak 12 armada kapal disiapkan untuk melayani rute dari dan menuju wilayah Maluku.
Jumlah ini merupakan peningkatan signifikan dari operasional harian yang biasanya hanya mengoperasikan sembilan kapal dalam satu siklus pelayaran. Penambahan armada ini diharapkan dapat mengakomodasi seluruh calon penumpang.
Kapal-kapal yang akan beroperasi meliputi KM Labobar, KM Nggapulu, KM Dorolonda, KM Sinabung, KM Ciremai, KM Gunung Dempo, KM Dobonsolo, KM Sirimau, KM Leuser, KM Tatamailau, KM Sangiang, dan KM Pangrango. Seluruh kapal ini siap mengantar pemudik ke tujuan masing-masing.
Destinasi Favorit dan Jaminan Keselamatan
Tren arus mudik Idul Fitri menunjukkan bahwa pergerakan penumpang dari Ambon banyak menuju wilayah Indonesia bagian barat. Destinasi populer termasuk Bau-bau, Makassar, dan Surabaya.
Sementara itu, untuk pergerakan di dalam wilayah Maluku sendiri, banyak pemudik yang menuju Maluku Utara dan Pulau Buru Namlea. Pelni Ambon berupaya memastikan kelancaran perjalanan ke semua destinasi ini.
Marthin Heryanto menegaskan bahwa seluruh kapal yang akan dioperasikan telah melalui tahapan pemeriksaan keselamatan menyeluruh. Proses rampcheck dan uji petik oleh otoritas terkait telah dilakukan secara ketat.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa semua kapal dinyatakan aman dan siap melayani arus mudik Idul Fitri 2026. Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama Pelni Ambon.
Koordinasi dan Imbauan Penting bagi Pemudik
Selain memastikan kelaikan armada, Pelni Ambon juga intens berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan instansi terkait. Koordinasi ini bertujuan untuk mendukung kelancaran embarkasi dan debarkasi penumpang di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.
Langkah ini penting guna menghindari penumpukan dan memastikan proses naik turun penumpang berjalan efisien. Kerja sama lintas instansi menjadi kunci sukses penyelenggaraan arus mudik.
Marthin Heryanto turut mengimbau calon penumpang untuk membeli tiket melalui kanal resmi yang telah disediakan. Hal ini untuk menghindari praktik percaloan yang merugikan.
Pihaknya juga menyarankan agar pemudik datang lebih awal ke pelabuhan. Kedatangan lebih awal dapat mengantisipasi kepadatan pada puncak arus mudik dan memastikan perjalanan yang lebih nyaman.
Sumber: AntaraNews