Peningkatan Pemudik Pelni Kupang Diprediksi Naik hingga 5 Persen Jelang Lebaran 2026
PT Pelni Cabang Kupang memproyeksikan peningkatan jumlah pemudik Lebaran melalui Pelabuhan Tenau Kupang hingga 5 persen pada tahun 2026, mengantisipasi lonjakan signifikan dari tahun sebelumnya.
PT Pelni Cabang Kupang Kelas II, Nusa Tenggara Timur, memprediksi adanya kenaikan signifikan dalam arus mudik Lebaran tahun 2026. Peningkatan jumlah pemudik melalui Pelabuhan Tenau Kupang yang menggunakan jasa kapal Pelni diperkirakan mencapai 2 hingga 5 persen dibandingkan tahun 2025. Prediksi ini menunjukkan optimisme terhadap mobilitas masyarakat menjelang hari raya Idulfitri.
Kepala PT Pelni (Persero) Cabang Kupang Kelas II, Teguh Hari Setiadi, menyampaikan proyeksi ini di Kupang pada Jumat (13/3). Pernyataan tersebut disampaikan saat pembukaan Posko Angkutan Lebaran di Pelabuhan Tenau Kupang, yang juga melibatkan berbagai instansi terkait. Kesiapan Pelni dalam menghadapi lonjakan penumpang menjadi fokus utama dalam acara tersebut.
Pada tahun 2025, total pemudik yang dilayani oleh kapal Pelni melalui Pelabuhan Tenau Kupang mencapai 17.119 orang. Dengan prediksi kenaikan 2 hingga 5 persen ini, Teguh memperkirakan jumlah pemudik dan balik dapat mencapai 18.000 hingga 19.000 orang pada arus mudik dan balik Lebaran 2026. Angka ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan menggunakan transportasi laut.
Proyeksi Kenaikan Jumlah Pemudik Pelni Kupang
PT Pelni Cabang Kupang secara konkret memproyeksikan peningkatan jumlah pemudik Lebaran tahun ini. Kenaikan sebesar 2 hingga 5 persen tersebut didasarkan pada data jumlah pemudik tahun sebelumnya yang mencapai 17.119 orang. Dengan proyeksi ini, Pelni Kupang mengantisipasi sekitar 18.000 hingga 19.000 penumpang yang akan menggunakan layanan kapal mereka.
Teguh Hari Setiadi menegaskan bahwa Pelni telah siap sepenuhnya untuk melayani para pemudik. Kesiapan ini mencakup tidak hanya Pelabuhan Tenau Kupang, tetapi juga beberapa pelabuhan lain di NTT yang menjadi rute kapal-kapal Pelni. Koordinasi dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional.
Peningkatan jumlah pemudik ini menjadi indikator penting pemulihan mobilitas masyarakat pasca-pandemi. Pelni berupaya memberikan pelayanan terbaik guna menjamin kenyamanan dan keamanan seluruh penumpang selama perjalanan mudik. Fokus pada keselamatan dan efisiensi menjadi prioritas utama dalam setiap operasional.
Kesiapan Armada Kapal Pelni untuk Arus Mudik
Untuk melayani lonjakan jumlah pemudik, PT Pelni Cabang Kupang telah menyiapkan sembilan armada kapal. Enam di antaranya adalah kapal penumpang utama yang melayani rute-rute strategis. Kapal-kapal tersebut meliputi KM Bukit Siguntang, KM Tidar, KM Awu, KM Sirimau, KM Wilis, serta KM Binaya.
Selain enam kapal penumpang, Pelni juga mengoperasikan tiga kapal perintis. Kapal-kapal perintis ini terdiri dari Sabuk Nusantara 90, Sabuk Nusantara 104, dan Sabuk Nusantara 108. Semua kapal ini telah dipersiapkan jauh-jauh hari untuk memastikan kelancaran pengangkutan arus mudik dari dan menuju Kupang.
Armada kapal-kapal ini merupakan tulang punggung transportasi laut yang selama ini melayani penumpang keluar masuk NTT. Kesiapan armada ini diharapkan dapat mengakomodasi seluruh kebutuhan pemudik dan memastikan perjalanan yang aman serta nyaman. Pelni berkomitmen untuk menjaga standar pelayanan yang tinggi.
Kemudahan Akses Tiket dan Kapasitas Tambahan
PT Pelni Cabang Kupang mengimbau calon pemudik untuk segera membeli tiket kapal guna menghindari kepadatan dan kehabisan tempat. Pembelian tiket dapat dilakukan baik secara luring di loket resmi maupun secara daring melalui platform yang tersedia. Langkah ini penting untuk perencanaan perjalanan yang lebih baik.
Selama periode arus mudik Lebaran 2026, Pelni diberikan kesempatan untuk menambah penjualan tiket hingga 30 persen dari total kapasitas kursi yang tersedia di kapal. Kebijakan ini bertujuan untuk menampung lebih banyak pemudik dan mengurangi potensi penumpukan penumpang di pelabuhan. Penambahan kapasitas ini diharapkan dapat memenuhi tingginya permintaan.
Fleksibilitas dalam penambahan kuota tiket ini menunjukkan respons Pelni terhadap kebutuhan masyarakat akan transportasi yang memadai. Dengan adanya opsi pembelian tiket yang beragam dan penambahan kapasitas, diharapkan proses mudik Lebaran dapat berjalan lancar dan teratur bagi semua pihak. Pelni berupaya memberikan kemudahan akses bagi seluruh calon penumpang.
Sumber: AntaraNews