PDAM Bangka Barat Perbaiki Instalasi Air Bersih Jelang Ramadhan 1447 H
Menyambut Ramadhan 1447 H dan hari raya lainnya, PDAM Bangka Barat gencar melakukan perbaikan instalasi air untuk menjamin kualitas dan pasokan air bersih bagi pelanggan. Apa saja persiapan yang dilakukan?
Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, bulan puasa Ramadhan, dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sejiran Setason Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengambil langkah proaktif. Mereka melakukan perbaikan menyeluruh pada instalasi pengelolaan air. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan kualitas air bersih yang optimal bagi seluruh pelanggan di wilayah tersebut.
Direktur PDAM Tirta Sejiran Setason, Harpandi, menyatakan bahwa perbaikan ini krusial untuk meningkatkan kualitas dan kebersihan air yang disalurkan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik. Peningkatan kualitas air menjadi prioritas utama guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang meningkat selama periode hari raya.
Perbaikan instalasi dan pembersihan kolam penampungan bahan baku air sedang berlangsung di beberapa lokasi strategis. Lokasi tersebut meliputi Instalasi Menjelang, Instalasi Ledeng Sungaidaeng, dan Kantor Pusat Puput. Upaya ini diharapkan dapat menghasilkan air yang lebih jernih dan berkualitas sesuai standar yang diharapkan.
Peningkatan Kualitas Air dan Kebersihan Instalasi
Petugas PDAM Tirta Sejiran Setason secara rutin melakukan pemantauan dan pembersihan instalasi air. Hal ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya para pelanggan. Proses pembersihan dan perbaikan instalasi ini sangat penting untuk menjaga kualitas air yang dipasok agar tetap bersih dan layak konsumsi.
Harpandi menegaskan bahwa peningkatan kualitas PDAM Tirta Sejiran Setason (TSS) adalah komitmen yang akan terus diupayakan. Bahkan, dalam program yang sedang disusun, pihaknya berambisi agar kualitas air PDAM TSS nantinya bisa layak untuk langsung dikonsumsi. Kolaborasi dengan Balai Riset Pangkalpinang telah dilakukan untuk mengkaji kelayakan beberapa kolam penampungan potensial sebagai sumber air baku.
Selain fokus pada kualitas air, PDAM Bangka Barat juga secara aktif menangani permasalahan teknis lainnya. Perbaikan pipa yang rusak dan penggantian meteran air yang tidak akurat terus dilakukan. Langkah ini bertujuan untuk mencegah kerugian baik bagi konsumen maupun perusahaan, sekaligus memastikan distribusi air berjalan efisien.
Antisipasi Peningkatan Kebutuhan Air
Kebutuhan air bersih diperkirakan akan meningkat signifikan selama periode Tahun Baru Imlek, Ramadhan, dan Idul Fitri. PDAM Bangka Barat berupaya memberikan pelayanan terbaik tidak hanya dari sisi ketersediaan pasokan, tetapi juga kualitas air yang bersih dan layak. Antisipasi ini menjadi kunci untuk menjaga kenyamanan masyarakat selama perayaan penting tersebut.
Tidak hanya menghadapi peningkatan permintaan saat hari raya, PDAM Bangka Barat juga telah menyiapkan strategi untuk menghadapi musim kemarau. Koordinasi dengan pihak perencanaan dilakukan untuk menambah sumber air baku di beberapa kecamatan. Wilayah yang menjadi fokus penambahan sumber air baku antara lain Kecamatan Mentok, Simpangteritip, dan Tempilang.
Dengan berbagai persiapan yang matang ini, PDAM Bangka Barat optimistis dapat meningkatkan kualitas air dan memastikan pasokan mencukupi. Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sepanjang tahun, termasuk saat puncak musim kemarau. Komitmen ini diharapkan dapat menjaga stabilitas layanan air bersih bagi seluruh warga.
Komitmen Jangka Panjang untuk Pelayanan Prima
Peningkatan kualitas PDAM Tirta Sejiran Setason merupakan sebuah komitmen berkesinambungan yang akan terus dilakukan. Direktur Harpandi menekankan bahwa perusahaan berupaya agar kualitas air PDAM TSS bisa layak konsumsi di masa mendatang. Kajian bersama Balai Riset Pangkalpinang telah menjadi langkah awal dalam mewujudkan visi ini.
PDAM Tirta Sejiran Setason dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bangka Barat Nomor 16 Tahun 2011. Sebelumnya, perusahaan ini merupakan bagian dari PDAM Tirta Bangka, dan pengelolaan cabang Muntok serta IKK Parittiga diserahterimakan ke Pemerintah Kabupaten Bangka Barat setelah pemekaran kabupaten.
Pemerintah Kabupaten Bangka Barat juga berupaya keras mengoptimalkan peran PDAM Tirta Sejiran Setason. Tujuannya adalah untuk menjamin ketersediaan air bersih dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Upaya ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan BUMD dalam memenuhi kebutuhan dasar warga.
Sumber: AntaraNews