Nelayan di Tarakan Bersyukur Dapat Perlindungan Sosial
Menjadi nelayan merupakan sebuah profesi yang memiliki resiko., tidak jarang harus berjumpa dengan badai di tengah laut.
Menjadi nelayan merupakan sebuah profesi yang memiliki resiko., tidak jarang harus berjumpa dengan badai di tengah laut.
Nelayan di Tarakan Bersyukur Dapat Perlindungan Sosial
Arifin, pemilik usaha nelayan Berkah Setara di Tarakan, Kalimantan Utara setiap hari harus mengarungi laut mencari beragam jenis ikan, mulai dari kakap hingga pepija, ikan yang menjadi khas Bumi Paguntaka (sebutan Kota Tarakan) tersebut. Biasanya, ikan pepija akan diiris tipis dan dikeringkan sebelum akhirnya dikemas untuk dipasarkan.
Ikan pepija nantinya bakal dijual ke kawasan Tawau, Balikpapan, Berau hingga kota-kota lain di luar Kota Tarakan.
Ia bercerita, menjadi nelayan merupakan sebuah profesi yang memiliki resiko.
"Menariknya kalau di laut itu pas gelombang besar. Di situ seninya kita sebagai nelayan. Sama satu lagi kalau lagi dapat banyak (tangkapan)," katanya bercerita.
Namun, di balik tantangan tersebut, mereka bersyukur karena nelayan di Kota Tarakan sudah mendapatkan program perlindungan sosial nelayan dari Pemerintah Kota Tarakan.
Hal itu menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah untuk profesi tersebut.
Tercatat, pada 2023, Pemkot Tarakan melalui APBD telah menjamin premi BPJS Ketenagakerjaan untuk 2.500 nelayan tangkap.
"Kalau orang bicara nelayan itu pekerjaan tantangan, riskan bahaya. Kalau badai kita hanya mengandalkan kapal saja. Kemudian hasil. Kalau di tarakan alhamdulillah tarakan selalu dorong berikan perlindungan sosial nelayan, karenan salah satu rentan bahaya dan musibah," ujar Rustan dari Kesatuan Nelayan Tradisional Tarakan.
Dia menambahkan, selain perlindungan sosial, mereka juga mendapatkan beragam kegiatan yang menjadi langkah perbaikan ekonomi nelayan. Program- tersebut sesuai dengan Undang Undang No 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam.
"Karena pemerintah tetap serius perhatian kita, perbaikan ekonomi nelayan, bagaimana program nelayan dijalankan sesuai Undang Undang Perlindungan Nelayan yang sudah diatur," tutupnya.