Menko AHY Komitmen Kawal Pembangunan Jalan Lintas Utara Flores, Pangkas Waktu Tempuh Signifikan
Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan komitmennya mengawal proyek strategis pembangunan Jalan Lintas Utara Flores sepanjang 140 km, diharapkan memangkas waktu tempuh drastis.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan komitmen kuatnya untuk mengawal pembangunan proyek infrastruktur vital di Nusa Tenggara Timur. Proyek ini adalah Jalan Lintas Utara Flores sepanjang 140 kilometer. Jalan ini akan membentang dari Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, hingga Port Reo, Kabupaten Manggarai.
Pernyataan ini disampaikan AHY saat meninjau langsung lokasi proyek di Kecamatan Boleng, Manggarai Barat, pada Jumat, 15 November. Kunjungan ini menegaskan prioritas pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah timur Indonesia. Pembangunan ini diharapkan membawa dampak positif bagi mobilitas dan perekonomian lokal.
Proyek ini bertujuan utama untuk memangkas waktu tempuh perjalanan secara signifikan. Dari yang semula sekitar 6-7 jam, diharapkan menjadi 3-4 jam saja. Hal ini akan sangat memudahkan aksesibilitas bagi warga dan distribusi logistik antar kedua kabupaten tersebut.
Progres dan Target Pembangunan Jalan Lintas Utara Flores
Saat ini, masih terdapat 88 kilometer dari total panjang Jalan Lintas Utara Flores yang belum diaspal. Pemerintah berencana melanjutkan pembangunan ruas jalan ini dengan lebar sekitar enam meter. Target penyelesaian proyek ini menjadi fokus utama untuk meningkatkan konektivitas di Pulau Flores.
Perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum menjelaskan bahwa usulan anggaran untuk proyek ini akan diajukan pada tahun 2026 dan 2027. Total anggaran yang direncanakan mencapai Rp150 miliar. Pembiayaan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam merealisasikan infrastruktur penting ini.
AHY menegaskan, "Saat ini, masih sisa cukup panjang yaitu 88 km yang belum diaspal, rencananya ini akan kita lanjutkan pembangunannya, kurang lebih lebar jalan itu enam meter." Pernyataan ini menunjukkan bahwa proses pembangunan akan terus dipantau. Ia juga didampingi oleh perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma, dan Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi.
Dampak Ekonomi dan Pariwisata Jalan Lintas Utara Flores
Pembangunan Jalan Lintas Utara Flores ini dipercaya akan memberikan dampak positif yang luas bagi perekonomian lokal. Kemudahan mobilitas warga dan logistik akan mendorong pertumbuhan sektor produktif seperti peternakan dan pertanian. Ini akan membuka peluang baru bagi masyarakat setempat.
Selain itu, infrastruktur jalan yang memadai juga akan memberikan dorongan signifikan bagi sektor pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat dan Manggarai. Akses yang lebih mudah akan menarik lebih banyak wisatawan untuk menjelajahi keindahan alam Flores. Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menyambut baik proyek ini.
Edistasius Endi menambahkan, "Di sini potensi pariwisatanya indah." Hal ini mengindikasikan bahwa pengembangan pariwisata akan menjadi salah satu fokus utama. Peningkatan infrastruktur jalan akan membuka akses ke berbagai destinasi wisata tersembunyi.
Menko AHY berkomitmen untuk terus mengawal proyek ini bersama Kementerian Pekerjaan Umum serta pemerintah provinsi dan kabupaten. Pengawalan ini bertujuan memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan lancar dan mencapai progres yang baik. Kolaborasi antar instansi menjadi kunci keberhasilan proyek ini.
Sumber: AntaraNews