Menkeu Purbaya Rapat Mendadak Pejabat Kemenkeu, Ini Isi Pembahasannya
Namun, ia belum bersedia membeberkan strategi yang akan ditempuh pemerintah untuk meredam tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang tengah tertekan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengadakan rapat mendadak bersama sejumlah pejabat eselon I Kementerian Keuangan. Berdasarkan pantauan Liputan6.com di lokasi, rapat ini dilakukan Purbaya di lobby Kementerian Keuangan setelah menghadiri acara Seminar International Debottlenecking, Selasa (12/5).
Ketika ditanya wartawan saat ingin meninggalkan kantornya, Purbaya menjelaskan rapat digelar untuk mematangkan langkah pemerintah terkait pemanfaatan skema Bond Stabilization Fund (BSF) atau dana stabilisasi obligasi.
"Kira-kira itu," kata Purbaya kepada wartawan.
Namun, ia belum bersedia membeberkan strategi yang akan ditempuh pemerintah untuk meredam tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang tengah tertekan terhadap dolar Amerika Serikat.
"Strateginya masih rahasia, kalau dikasih tahu nanti musuh tahu," pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara mengenai pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (12/5) pagi.
Purbaya mengatakan stabilisasi nilai tukar rupiah tetap menjadi tugas utama Bank Indonesia (BI). Karena itu, pemerintah menyerahkan pengelolaan stabilitas kurs kepada bank sentral.
"Anda mesti tanya bank sentral, jangan tanya saya. Tugas bank sentral hanya satu kan menjaga stabilitas nilai tukar, dan kita serahkan itu ke ahlinya di sana, di bank sentral. Saya pikir mereka akan bisa mengendalikan dengan baik," ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (12/5).
Bond Market
Meski demikian, pemerintah disebut tetap akan membantu menjaga stabilitas pasar keuangan melalui instrumen yang dimiliki Kementerian Keuangan, salah satunya dengan masuk ke pasar obligasi atau bond market.
"Kita akan bisa mulai membantu, besok mungkin dengan masuk ke bond market," kata dia.
Obligasi
Purbaya kembali menyinggung konsep Bond Stabilization Fund (BSF) atau dana stabilisasi obligasi. Namun, menurut dia, skema tersebut belum sepenuhnya dijalankan secara menyeluruh.
"Itu yang disebut Bond Stabilization Fund kan, tapi belum fund semuanya, kita aktifkan di instrumen yang kita punya di sini," tuturnya.