Menkeu Purbaya Bakal Kaji Ulang Alokasi Anggaran MBG, Ini Alasannya
Opsi mengkaji ulang anggaran MBG ini bertujuan agar program prioritas lain mendapatkan tambahan anggaran.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membuka opsi untuk mengkaji ulang alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini dilakukannya agar program-program prioritas lain bisa mendapatkan tambahan anggaran.
"Nanti kita sisir satu-satu, ada enggak, yang enggak optimal. Ada enggak yang bisa kita sisirkan untuk kita mengurangi defisit, atau kita alihkan ke program yang lebih baik," kata Purbaya di Jakarta, Selasa (27/1).
Sebagaimana diketahui, program MBG ini memakan porsi anggaran negara cukup signifikan. Pada 2026, alokasi anggaran untuk MBG sebesar Rp 335 triliun. Kendati butuh dana jumbo, Purbaya menyebut program ini paling terserap cepat dan optimal.
"MBG salah satu yang paling cepat (penyerapannya), mungkin kecepetan," ucapnya.
Akan Diskusi dengan Dirjen Anggaran
Oleh sebab itu, ia bakal meninjau ulang serapan anggaran MBG di tahun sebelumnya.
Adapun realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis di 2025 tercatat sebesar Rp 51,5 persen, setara 72,5 persen dari total pagu yang ditetapkan.
"Kalau kita lihat tahun lalu yang habisnya sekian puluh triliun, enggak sampai seratus kan. Paling enggak kita lihat overview, sepertinya ada yang berlebih," ujar dia.
Dalam waktu dekat, ia berencana berdiskusi dengan Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan.
"Saya akan rapat dengan (Dirjen) Anggaran minggu ini, kalau enggak besok mungkin," jelasnya.