Kisah Jims Simons, Dosen Matematika Paling Kaya di Dunia Punya Harta Rp517,28 Triliun
Forbes mencatat, nilai kekayaan Jims Simons mencapai USD 31,4 miliar atau sekitar Rp517,28 triliun dengan asumsi kurs Rp16.470.
Latar belakang orang kaya tak melulu berasa dari profesi pengusaha. Hal ini dibuktikan oleh James Harris Simos alias Jims Simons yang berprofesi utama sebagai seorang dosen matematika asal Amerika Serikat (AS).
Forbes mencatat, nilai kekayaan Jims Simons mencapai USD 31,4 miliar atau sekitar Rp517,28 triliun dengan asumsi kurs Rp16.470. Dengan kekayaan tersebut, dia dinobatkan sebagai salah satu dosen terkaya di dunia.
Melansir laman Investopedia.com, Jumat (2/5), Jim Simons adalah seorang matematikawan dan investor terkenal. Sosoknya dikenal sebagai 'Raja Kuantitatif'. Ini karena dia kerap memasukkan penggunaan analisis kuantitatif ke dalam strategi investasinya.
Simons adalah pendiri Renaissance Technologies dan Dana Medallion-nya. Jim Simons telah menjadi legenda dosen matematika di MIT, Universitas Harvard, dan Universitas Stony Brook.
Jim Simons lahir pada tanggal 25 April 1938 di Brookline, Massachusetts. Dia memperoleh gelar sarjana matematika dari Massachusetts Institute of Technology pada tahun 1958 dan meraih gelar Ph.D. dalam matematika dari University of California, Berkeley pada tahun 1961.
Kisah Hidup Selama Perang Vietnam
Selama Perang Vietnam, Simons bekerja di National Security Agency sebagai pemecah kode dan menjadi anggota staf peneliti di Institute for Defense Analyses hingga tahun 1968.
Selain sebagai matematikawan dan profesor, Jim Simons menekuni karier di bidang keuangan. Pada tahun 1978, Jim Simons mendirikan dana lindung nilai bernama Monemetrics. Dia menyadari bahwa pengenalan pola dapat diterapkan pada perdagangan di pasar keuangan dan mengembangkan sistem dengan model kuantitatif.
Renaissance Technologies dan perusahaan andalannya Medallion Fund didirikan pada tahun 1982 dengan merekrut ahli matematika, ahli statistik, dan fisikawan. Dengan mengandalkan sepenuhnya pada analisis kuantitatif dan strategi investasi algoritmik, Jim Simons telah dianggap sebagai 'Raja Kuantitatif'.
Kelola USD 106 Miliar
Berkat keahlian yang dimiliki perusahaan yang didirikannya tersebut terus berkembang pesat. Pada tahun 2024, Renaissance Technologies mengelola uang sekitar USD 106,26 miliar.
Semasa hidupnya, Jims Simons dikenal sebagai sosok yang dermawan. Pada tahun 2024, Jim Simons berada di peringkat ke-55 dalam daftar miliarder Amerika versi Forbes dengan kekayaan bersih sebesar USD 31,4 miliar.
Jim Simons juga mendirikan Yayasan Simons bersama istrinya, Marilyn Simons, pada tahun 1994, menyumbangkan lebih dari USD 2,7 miliar dari kekayaannya.
Yayasan Simons didedikasikan untuk mendukung pendidikan, kesehatan, dan penelitian autisme. Jim Simons menjabat sebagai ketua dan CEO Renaissance Technologies hingga ia pensiun pada tahun 2010. Sayangnya, Ia telah meninggal dunia pada tanggal 10 Mei 2024.