Khofifah Harap Semen Beku Belgian Blue BBIB Singosari Percepat Swasembada Daging
Gubernur Khofifah optimis semen beku Belgian Blue dari BBIB Singosari dapat mempercepat swasembada daging nasional, melihat keberhasilan uji coba dan potensi ekonomi tinggi.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menaruh harapan besar pada pengembangan semen beku sapi Belgian Blue. Harapan ini ditujukan untuk mempercepat pencapaian swasembada daging nasional.
Pengembangan inovatif ini dilakukan oleh Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Kabupaten Malang. Khofifah menyampaikan keyakinannya saat berkunjung ke fasilitas tersebut pada Minggu (28/6).
Semen beku dari sapi Belgian Blue telah berhasil dikembangkan dan banyak dimanfaatkan di beberapa daerah. Keberhasilan ini menjadi kunci percepatan swasembada daging dalam tiga tahun ke depan.
Potensi Semen Beku Belgian Blue untuk Swasembada Daging
BBIB Singosari telah sukses mengembangkan semen beku dari sapi jenis Belgian Blue. Produk ini telah banyak dimanfaatkan di berbagai wilayah Jawa Timur, termasuk Mojokerto, Situbondo, Bondowoso, dan Jember.
Khofifah menekankan pentingnya pemanfaatan kekuatan BBIB Singosari secara maksimal oleh seluruh daerah. Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapai swasembada daging.
Uji coba pengembangan Belgian Blue disebut telah relatif sukses, menunjukkan hasil yang menjanjikan. Dengan potensi ini, swasembada daging diharapkan terwujud dalam kurun waktu tiga tahun.
Kapasitas Produksi dan Keunggulan BBIB Singosari
BBIB Singosari memiliki lima ekor pejantan sapi Belgian Blue yang produktif. Fasilitas ini mampu menghasilkan 1.000 hingga 2.000 dosis semen beku setiap bulannya.
Secara keseluruhan, BBIB Singosari mengelola 165 sapi jantan unggul dari berbagai jenis. Selain itu, terdapat juga 30 kambing jantan, 279 sapi perah, dan 411 bibit kambing sebagai sumber pengembangan bibit ternak nasional.
Hingga Juni 2026, total produksi semen beku dari fasilitas di Kabupaten Malang ini mencapai 895.559 dosis. Setiap straw semen beku dari BBIB Singosari memiliki standar minimal 25 juta sel sperma.
Kepala BBIB Singosari, drh Akbar, menyatakan bahwa semen beku Belgian Blue sangat diminati peternak. Harga anakan sapi Belgian Blue usia 1 bulan sudah menembus kisaran Rp15-20 juta.
Pengembangan Wagyu dan Nilai Ekonomis Tinggi
Selain Belgian Blue, BBIB Singosari juga terus mengembangkan semen beku dari sapi jenis Wagyu. Sapi Wagyu dikenal memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi.
Daging sapi Wagyu banyak diminati oleh restoran dan hotel bintang lima, dengan harga pasaran mencapai Rp1 juta per kilogram. Pengembangan ini menambah diversifikasi produk unggulan BBIB Singosari.
Harga semen beku Belgian Blue di BBIB Singosari sekitar Rp15 ribu per dosis. Sementara itu, jenis Simental dan Limosin seharga Rp10 ribu, dan Wagyu Rp7 ribu.
Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan
Drh Akbar menjelaskan bahwa tingkat keberhasilan inseminasi buatan di Jawa Timur cukup baik. Rata-rata 1,5 hingga 1,8 kali inseminasi buatan diperlukan untuk kebuntingan.
Kondisi ideal untuk sapi betina yang dikawinkan adalah memiliki bobot body condition score (BCS) skala 3. Standar bobot betina yang ideal adalah 400-450 kilogram.
Faktor-faktor ini berkontribusi pada efektivitas program inseminasi buatan. Peningkatan kualitas dan kuantitas ternak di Jawa Timur dapat diwujudkan.
Sumber: AntaraNews