Prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 511/DY melaksanakan kegiatan karya bakti di Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Mereka membantu warga membangun pagar rumah, Minggu (28/6), sebagai wujud nyata memperkuat kemanunggalan TNI Papua di daerah penugasan.
Danpos Kanggime Satgas Pamtas Yonif 511/DY, Kapten Inf Dony Sandra, menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada Bapak Mervin. Bapak Mervin adalah seorang tokoh masyarakat yang dihormati di Kanggime. Prajurit secara aktif membantu memasang dan menata batu pagar rumahnya.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial untuk memperkuat komunikasi sosial. Kemanunggalan TNI di wilayah tersebut menjadi prioritas utama. Kehadiran TNI tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat setempat.
Advertisement
Advertisement
Kapten Inf Dony Sandra menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mendekatkan TNI dengan masyarakat. "Kami ingin masyarakat itu dekat dengan TNI," ujarnya, menekankan peran tentara yang lebih dari sekadar penjaga keamanan di perbatasan. Para prajurit berupaya membantu kesulitan warga di daerah penugasan mereka.
Kegiatan gotong royong ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan hubungan emosional yang kuat. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa saling percaya. Hal ini menciptakan ikatan yang kokoh antara TNI dan warga Distrik Kanggime.
Dengan penuh semangat dan kekompakan, para prajurit Satgas bekerja sama mengangkat, menyusun, dan merapikan susunan batu pagar secara teratur. Suasana kerja terasa akrab dan penuh kekeluargaan, menghilangkan jarak antara aparat dan warga. Mereka menjadi satu kesatuan yang saling mendukung dalam setiap kegiatan sosial.
Advertisement
Kemanunggalan TNI Papua yang terjalin melalui kegiatan ini menunjukkan bahwa kehadiran militer di daerah tersebut bersifat holistik. Ini mencakup aspek keamanan, sosial, dan pembangunan. Interaksi positif ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak jangka panjang.
Advertisement
Kegiatan seperti pembangunan pagar ini merupakan bagian integral dari pengabdian nyata TNI di wilayah penugasan. Kapten Inf Dony Sandra menyatakan, "Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut serta meringankan beban warga dalam kehidupan sehari-hari." Ini menunjukkan komitmen TNI terhadap kesejahteraan masyarakat.
Bapak Mervin, salah satu tokoh masyarakat yang menerima bantuan, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam. "Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian dan tenaga yang bapak-bapak berikan," katanya. Bantuan ini sangat berarti bagi dirinya dan keluarga, meringankan beban yang mungkin sulit ditangani sendiri.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen TNI untuk selalu hadir dan berkontribusi positif bagi masyarakat di seluruh pelosok negeri. Melalui kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini, kemanunggalan TNI Papua semakin kokoh dan terasa nyata. Hal ini juga mendukung terciptanya lingkungan yang aman, harmonis, dan sejahtera di daerah perbatasan.
Advertisement
Kepedulian prajurit terhadap warga Kanggime menjadi contoh konkret bagaimana TNI berinteraksi langsung dengan rakyat. Ini bukan hanya tugas militer, tetapi juga panggilan kemanusiaan. Dampak positif dari kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak kolaborasi antara aparat dan masyarakat.
Sumber: AntaraNews