Kekayaan Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala BPS yang Baru Dilantik Prabowo
Amalia Adininggar Widyasanti melaporkan kekayaan mencapai Rp21,1 miliar pada 2023, mencakup properti, kendaraan, dan aset lainnya.
Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti berpose usai wawancara dengan Liputan6.com di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (13/12/2023). (Liputan6.com/Herman Zakharia)
(@ 2024 merdeka.com)Amalia Adininggar Widyasanti, seorang penyelenggara negara, baru-baru ini mengungkapkan total kekayaannya melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk tahun 2023.
Berdasarkan laporan tersebut, total kekayaan Amalia mencapai Rp21.193.015.609 atau sekitar Rp21,1 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan laporan sebelumnya, mencerminkan perkembangan dalam portofolio kekayaannya.
Laporan harta kekayaan ini disampaikan pada 1 April 2024, dan mencakup berbagai aset yang dimiliki Amalia. Dari data yang diperoleh, rincian kekayaan tersebut meliputi properti, kendaraan, kas, surat berharga, serta harta bergerak lainnya.
Ini menjadi penting untuk dicatat bahwa angka ini dapat berubah seiring waktu dan pelaporan LHKPN di masa mendatang.
Dalam laporan ini, Amalia mencantumkan beberapa kategori kekayaan yang menunjukkan diversifikasi asetnya. Hal ini menunjukkan bahwa Amalia tidak hanya mengandalkan satu sumber kekayaan, melainkan memiliki berbagai jenis aset yang dapat memberikan nilai tambah di masa depan.
Rincian Kekayaan Amalia Adininggar Widyasanti
Rincian dari total kekayaan Amalia Adininggar Widyasanti dapat dijabarkan sebagai berikut:
- Properti Tanah dan Bangunan: Rp11.250.000.000. Aset ini terdiri dari tiga properti yang terletak di Jakarta Selatan dan Bogor. Properti merupakan salah satu investasi yang sering dianggap aman dan memberikan nilai jangka panjang.
- Kendaraan: Rp1.100.000.000. Amalia tercatat memiliki tiga mobil yang menjadi bagian dari kekayaannya. Kendaraan pribadi sering kali menjadi salah satu indikator kekayaan seseorang.
- Kas dan Setara Kas: Rp7.151.473.609. Angka ini menunjukkan likuiditas yang cukup tinggi, yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan investasi atau pengeluaran sehari-hari.
- Surat Berharga: Rp766.542.000. Investasi dalam surat berharga menunjukkan bahwa Amalia juga terlibat dalam pasar modal, yang dapat memberikan imbal hasil yang menarik.
- Harta Bergerak Lainnya: Rp25.000.000. Meskipun nilainya tidak terlalu besar, harta bergerak ini tetap menjadi bagian dari total kekayaan yang dimiliki.
- Harta Lainnya: Rp900.000.000. Ini dapat mencakup berbagai aset lainnya yang tidak disebutkan secara spesifik, tetapi tetap berkontribusi terhadap total kekayaan.
Perlu dicatat bahwa laporan LHKPN sebelumnya menunjukkan nilai kekayaan yang lebih rendah. Hal ini mungkin mencerminkan pertumbuhan yang signifikan dalam portofolio investasi dan aset yang dimiliki oleh Amalia.
Dengan adanya laporan ini, masyarakat dapat lebih memahami bagaimana penyelenggara negara mengelola kekayaan mereka dan transparansi dalam hal harta kekayaan.