KAI Cirebon Berangkatkan 12 Ribu Penumpang pada Puncak Arus Balik Lebaran 2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat lonjakan signifikan penumpang pada momen arus balik Lebaran 2026, dengan 12.068 orang diberangkatkan pada hari pertama, menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda trans
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Jawa Barat, mencatat peningkatan mobilitas masyarakat yang signifikan pada puncak arus balik Lebaran 2026. Sebanyak 12.068 penumpang diberangkatkan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon pada hari pertama arus balik, Senin, 24 Maret 2026. Angka ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk kembali ke kota asal setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman.
Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa kepadatan penumpang arus balik sebenarnya sudah mulai terlihat sejak sehari sebelumnya, yakni Minggu, 22 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, jumlah keberangkatan mencapai 13.748 penumpang dari wilayah Daop 3 Cirebon. Peningkatan ini menjadi indikator utama kepercayaan publik terhadap layanan kereta api sebagai pilihan utama perjalanan mudik dan balik Lebaran.
Selain keberangkatan, Daop 3 Cirebon juga mencatat kedatangan penumpang yang tidak kalah padat. Tercatat sebanyak 9.584 orang tiba di wilayah Daop 3 Cirebon pada periode yang sama, yaitu 24 Maret 2026. Aktivitas di sejumlah stasiun terlihat semakin ramai sejak pagi hari, menandakan puncak pergerakan arus balik Lebaran yang berlangsung tertib dan lancar.
Lonjakan Penumpang Arus Balik di Cirebon
Data terbaru dari PT KAI Daop 3 Cirebon menunjukkan bahwa pada hari pertama arus balik Lebaran 2026, tepatnya 24 Maret, sebanyak 12.068 penumpang telah diberangkatkan dari stasiun-stasiun di wilayah tersebut. Angka ini menggarisbawahi peran krusial kereta api dalam memfasilitasi mobilitas masyarakat pasca-Idul Fitri. Peningkatan ini juga mencerminkan preferensi masyarakat yang semakin condong memilih kereta api karena kenyamanan dan keamanannya.
Kepadatan penumpang arus balik Lebaran di Cirebon tidak hanya terjadi pada 24 Maret 2026. Sehari sebelumnya, Minggu, 22 Maret 2026, Daop 3 Cirebon bahkan memberangkatkan 13.748 penumpang. Ini menandakan bahwa pergerakan massa telah dimulai lebih awal, menunjukkan perencanaan perjalanan yang matang dari para pemudik. Total kumulatif selama 12 hari masa angkutan Lebaran, dari 11 Maret hingga 22 Maret 2026, Daop 3 Cirebon telah melayani 189.350 penumpang secara keseluruhan.
Dari total penumpang kumulatif tersebut, 74.839 penumpang diberangkatkan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon, sementara 114.511 penumpang tercatat sebagai kedatangan. Proporsi ini menunjukkan bahwa Cirebon menjadi salah satu titik sentral pergerakan penumpang baik untuk keberangkatan maupun kedatangan selama periode Lebaran. Tingginya angka ini juga didukung oleh tingkat okupansi tiket kereta api jarak jauh yang sangat signifikan.
Okupansi Tiket dan Kereta Api Andalan
Tingginya volume penumpang pada arus balik Lebaran 2026 ini sejalan dengan tingkat okupansi tiket kereta api jarak jauh yang mencapai 75 persen. Hingga 23 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, sebanyak 76.487 tiket telah terjual dari total kapasitas 102.300 tempat duduk yang disediakan oleh KAI. Angka ini membuktikan bahwa KAI berhasil memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat dengan baik, meskipun tetap ada sisa kapasitas yang dapat dimanfaatkan.
Beberapa kereta api menjadi andalan keberangkatan dari wilayah Daop 3 Cirebon selama periode arus balik Lebaran ini. Kereta-kereta tersebut melayani berbagai relasi populer yang menghubungkan Cirebon dengan kota-kota besar lainnya di Jawa. Pilihan kereta api yang beragam memberikan fleksibilitas bagi penumpang untuk memilih jadwal dan tujuan sesuai kebutuhan mereka.
Berikut adalah daftar kereta api yang menjadi andalan keberangkatan dari wilayah Daop 3 Cirebon:
- KA Gunung Jati relasi Semarang Tawang-Cirebon-Gambir
- KA Cakrabuana relasi Purwokerto-Cirebon-Gambir
- KA Ranggajati relasi Cirebon-Jember
- KA Kaligung relasi Cirebon Prujakan-Semarang Poncol dan Brebes-Semarang Poncol
Imbauan Penting untuk Calon Penumpang
Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengimbau seluruh calon penumpang untuk mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan cermat. Hal ini penting untuk menghindari keterlambatan, mengingat kepadatan lalu lintas di jalan raya yang mulai meningkat seiring berlangsungnya arus balik Lebaran. Perencanaan waktu yang baik akan memastikan kenyamanan dan kelancaran proses keberangkatan.
Selain itu, Muhibbuddin juga mengingatkan penumpang untuk memperhatikan barang bawaan sesuai ketentuan yang berlaku. Setiap pelanggan diperbolehkan membawa bagasi dengan berat maksimum 20 kilogram dan volume maksimal 100 dm3. Dimensi bagasi juga tidak boleh melebihi 70 cm x 48 cm x 30 cm. Ketentuan ini diterapkan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan seluruh penumpang selama perjalanan, serta memastikan ruang gerak yang cukup di dalam kereta.
Dengan mematuhi imbauan ini, diharapkan perjalanan arus balik Lebaran dapat berlangsung tertib dan lancar bagi semua pihak. KAI Daop 3 Cirebon berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi pengalaman perjalanan yang aman dan menyenangkan bagi para penumpangnya.
Sumber: AntaraNews