Jelang Nataru 2025/2026, Daop Jember Catat Lonjakan Penumpang Kereta Api Signifikan
Antusiasme masyarakat menyambut libur akhir tahun terlihat dari Lonjakan Penumpang Nataru Daop Jember, mencapai puluhan ribu orang yang memilih kereta api sebagai moda transportasi utama.
Menjelang perayaan Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mencatat adanya lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta api. Peningkatan ini terjadi di seluruh stasiun yang berada dalam lingkup Daop 9, membentang dari Kabupaten Pasuruan hingga Banyuwangi, Jawa Timur.
Tren positif ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api sebagai pilihan utama untuk mobilitas selama musim liburan akhir tahun. Kereta api dianggap sebagai moda transportasi yang menawarkan keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu bagi para pelanggannya.
Manajer Hukum dan Humas Daop 9, Cahyo Widiantoro, mengungkapkan bahwa lonjakan ini telah terasa sejak hari ketiga masa Angkutan Nataru. Data terbaru menunjukkan peningkatan mobilitas yang konsisten, baik untuk penumpang yang berangkat maupun yang tiba di wilayah Daop 9 Jember.
Peningkatan Mobilitas Penumpang Kereta Api di Daop Jember
Data terbaru dari Daop 9 Jember memperlihatkan Lonjakan Penumpang Nataru Daop Jember yang cukup mencolok. Pada tanggal 18 Desember 2025, tercatat sebanyak 9.447 penumpang naik dari berbagai stasiun. Angka ini kemudian melonjak menjadi 10.619 penumpang pada 19 Desember 2025, menunjukkan tren peningkatan yang stabil.
Tidak hanya penumpang yang berangkat, jumlah penumpang yang turun di wilayah Daop 9 Jember juga mengalami peningkatan signifikan. Pada Kamis, 18 Desember, sebanyak 9.913 orang turun, dan angka ini naik menjadi 11.099 orang pada Jumat, 19 Desember.
Hingga Sabtu pagi pukul 09.30 WIB, tercatat 9.932 penumpang telah berangkat, sementara 10.036 penumpang turun di stasiun-stasiun Daop 9 Jember. Cahyo Widiantoro memprediksi bahwa jumlah ini akan terus bertambah seiring berjalannya masa libur Nataru.
Secara kumulatif, hingga hari ketiga pelaksanaan angkutan Nataru, total 29.998 penumpang telah berangkat dari stasiun-stasiun Daop 9 Jember. Sementara itu, 30.248 penumpang telah tiba di wilayah tersebut, menunjukkan bahwa Daop 9 Jember menjadi destinasi penting bagi masyarakat yang ingin merayakan liburan atau pulang kampung.
Komitmen KAI dan Imbauan untuk Perjalanan Aman dan Nyaman
KAI berkomitmen penuh untuk memastikan setiap perjalanan pelanggan berlangsung aman dan nyaman, terutama di tengah Lonjakan Penumpang Nataru Daop Jember. "Kereta api bukan sekadar alat transportasi, melainkan jembatan bagi mereka yang ingin kembali ke pelukan keluarga," ujar Cahyo Widiantoro.
Untuk mendukung komitmen tersebut, KAI Daop 9 telah memastikan seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi prima. Hal ini dilakukan guna melayani lonjakan penumpang yang diperkirakan akan terus terjadi selama masa Nataru.
Cahyo juga memberikan imbauan penting kepada para pelanggan agar datang lebih awal ke stasiun dan tidak mepet dengan jadwal keberangkatan kereta. "Hal ini penting untuk menghindari antrean dan memastikan perjalanan berjalan lancar dan nyaman," tambahnya.
Selain itu, KAI mengingatkan penumpang untuk membawa barang bawaan secukupnya sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan persiapan yang baik dari penumpang, KAI optimistis perjalanan selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh masyarakat.
Sumber: AntaraNews