Volume Penumpang Kereta Api Jember Tetap Tinggi Jelang Akhir Libur Nataru 2025/2026
Volume Penumpang Kereta Api Jember tetap tinggi jelang akhir libur Nataru 2025/2026, dengan puncak arus balik diprediksi pada 4 Januari.
Volume Penumpang Kereta Api Jember Tetap Tinggi Jelang Akhir Libur Nataru 2025/2026
Pergerakan penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, yang membentang dari Pasuruan hingga Banyuwangi, Jawa Timur, masih terpantau padat menjelang berakhirnya periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Lonjakan volume penumpang kereta api Jember ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi darat untuk perjalanan akhir tahun.
Pada Sabtu, 3 Januari 2026, tercatat sebanyak 10.883 penumpang naik dan 10.073 penumpang turun di berbagai stasiun dalam cakupan Daop 9 Jember. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah seiring berjalannya hari, menandakan aktivitas mobilitas yang intens dari para pelancong.
Manajemen Daop 9 Jember memprediksi puncak arus balik Nataru akan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026, dengan perkiraan jumlah penumpang mencapai 12 ribu orang. Pihak PT KAI mengimbau para penumpang untuk datang lebih awal guna kelancaran proses keberangkatan dan boarding.
Lonjakan Penumpang KA di Daop 9 Jember Terus Berlanjut Jelang Akhir Liburan
Data terbaru menunjukkan bahwa volume penumpang kereta api Jember pada 3 Januari 2026 masih sangat tinggi, bahkan mendekati akhir masa liburan. Manager Hukum dan Humas Daop 9, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa jumlah penumpang naik mencapai 10.883 orang, sementara penumpang turun sebanyak 10.073 orang. Fenomena ini mengindikasikan bahwa banyak masyarakat memilih untuk kembali ke kota asal atau destinasi akhir mereka di penghujung libur Nataru.
Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat hingga malam hari, mengingat masih banyak pergerakan penumpang di berbagai stasiun di wilayah Daop 9 Jember. Kondisi ini mencerminkan tingginya kepercayaan publik terhadap layanan kereta api sebagai sarana transportasi yang efisien dan nyaman. Pihak Daop 9 terus memantau situasi ini dengan cermat.
Puncak arus balik Nataru diprediksi akan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026, yang merupakan hari terakhir masa libur panjang. Diperkirakan sekitar 12 ribu penumpang akan menggunakan layanan kereta api pada hari tersebut. Untuk menghindari antrean panjang dan memastikan proses boarding berjalan lancar, Daop 9 Jember menyarankan penumpang untuk datang ke stasiun lebih awal dari jadwal keberangkatan.
Kereta Api Jadi Pilihan Utama Mobilitas Selama Libur Nataru 2025/2026
Sejak dimulainya periode Angkutan Nataru pada 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, volume penumpang kereta api Jember di Daop 9 Jember secara keseluruhan menunjukkan angka yang sangat padat. Selama periode tersebut, total penumpang naik mencapai 194.899 orang, sedangkan penumpang turun tercatat sebanyak 195.885 orang. Angka ini menggambarkan tingginya intensitas perjalanan selama musim liburan.
Angka-angka signifikan ini menegaskan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi favorit bagi masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Daop 9, untuk mendukung mobilitas selama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Faktor kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu menjadi pertimbangan utama.
Cahyo Widiantoro menambahkan bahwa Daop 9 Jember berkomitmen penuh memastikan kesiapan petugas, sarana, dan prasarana. Hal ini dilakukan demi menjaga pelayanan kepada pelanggan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu hingga berakhirnya masa Angkutan Nataru 2025/2026. Upaya ini bertujuan untuk memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi seluruh penumpang.
Sumber: AntaraNews