Kapal Motor (KM) Dharma Kencana V sukses mengangkut ribuan penumpang selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Sebanyak 1.275 orang tercatat berangkat dari Pelabuhan Donggala, Sulawesi Tengah, dengan tujuan utama Balikpapan dan Surabaya. Perjalanan ini menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat yang merayakan momen pergantian tahun.
Manajer Cabang PT Dharma Lautan Utama (DLU) Palu, Wawan, mengungkapkan data keberangkatan penumpang tersebut pada Jumat (26/12) di Banawa Donggala. "Dari data keberangkatan penumpang yang naik ke KM Dharma Kencana V selama Nataru sebanyak 1.275 orang terdiri menuju Balikapapan 820 jiwa dan tujuan Surabaya 455 orang," kata Wawan. Seluruh proses keberangkatan dilaporkan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Selain mengangkut penumpang, KM Dharma Kencana V juga memuat 136 unit kendaraan dalam pelayaran Nataru ini. PT DLU telah mengambil langkah antisipatif dengan memberikan potongan harga tiket sejak awal Desember. Kebijakan ini bertujuan mendorong masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih awal, menghindari penumpukan saat puncak arus mudik.
Advertisement
Advertisement
Operasional pelayaran KM Dharma Kencana V selama periode Nataru 2025/2026 menunjukkan kelancaran yang optimal. Para penumpang dapat menikmati perjalanan laut yang aman dan nyaman dari Pelabuhan Donggala menuju dua kota besar di Indonesia. Kondisi ini mencerminkan persiapan matang dari pihak operator kapal.
Wawan menegaskan bahwa seluruh proses keberangkatan kapal dari Pelabuhan Donggala menuju Balikpapan dan Surabaya berjalan lancar tanpa ada kendala. Tidak ada kendala signifikan yang dilaporkan, baik dari sisi teknis maupun operasional. Hal ini tentu memberikan rasa aman bagi para penumpang yang memilih moda transportasi laut.
Selain penumpang, KM Dharma Kencana V juga berperan penting dalam mengangkut logistik dan kendaraan. Sebanyak 136 kendaraan telah terangkut dalam pelayaran ini, mendukung mobilitas barang dan individu antar pulau. Kapasitas angkut yang memadai menjadi salah satu faktor kunci kelancaran arus Nataru.
Advertisement
Advertisement
PT Dharma Lautan Utama (DLU) menerapkan strategi proaktif untuk mengelola lonjakan penumpang selama Nataru. Pemberian potongan harga tiket sejak awal Desember menjadi insentif bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal. Langkah ini efektif dalam mendistribusikan kepadatan penumpang.
Wawan juga memprediksi bahwa puncak arus balik mudik akan terjadi pada tanggal 6 hingga 12 Januari 2026. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, PT DLU telah menjadwalkan satu trip tambahan pada tanggal 31 Desember mendatang. Penambahan jadwal ini diharapkan dapat melayani lebih banyak penumpang yang ingin merayakan malam tahun baru di tempat tujuan.
Aspek keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama bagi PT DLU. Wawan mengimbau seluruh penumpang agar tetap mematuhi aturan keselamatan pelayaran seperti tidak membawa senjata tajam dan minuman beralkohol saat berada di atas kapal. "Kami pastikan seluruh barang bawaan penumpang yang akan naik ke atas kapal melalui pemeriksaan ketat oleh petugas gabungan," kata Wawan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews