Jasamarga Catat Lonjakan Kendaraan MBZ H-1 Isra Miraj, Hampir 41 Ribu Tinggalkan Jakarta
Jasamarga melaporkan lonjakan kendaraan MBZ signifikan pada H-1 libur Isra Miraj 2026. Puluhan ribu kendaraan tercatat meninggalkan Jakarta, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat.
Jasamarga mencatat lonjakan signifikan arus kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) pada H-1 libur Isra Miraj 2026. Sebanyak 40.658 kendaraan tercatat melintas, menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momentum libur panjang.
Peningkatan ini mencapai 79,75 persen dibandingkan lalu lintas normal yang hanya sekitar 22.619 kendaraan. Data ini dirilis oleh GM Operasi dan Pemeliharaan PT. Jasamarga Jalan Layang Cikampek, Desti Anggraeni, pada Jumat (16/1) di Bekasi.
Fenomena lonjakan kendaraan MBZ ini mengindikasikan tingginya animo masyarakat untuk melakukan perjalanan keluar daerah. Hal ini sejalan dengan persiapan Jasamarga dalam memastikan kelancaran dan keamanan lalu lintas selama periode libur tersebut.
Lonjakan Arus Keluar Jakarta pada Libur Isra Miraj
Pada Kamis (15/1), atau H-1 jelang libur Isra Miraj, Ruas Jalan Layang MBZ menjadi saksi bisu tingginya pergerakan masyarakat. Sebanyak 40.658 kendaraan terpantau meninggalkan Ibu Kota, jauh melampaui angka lalu lintas harian normal.
Desti Anggraeni menjelaskan bahwa peningkatan volume lalu lintas kendaraan ini secara jelas menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat. Mereka memanfaatkan momentum libur Isra Miraj untuk melakukan perjalanan keluar daerah, baik untuk berlibur maupun mengunjungi sanak saudara.
Angka peningkatan sebesar 79,75 persen dari lalu lintas normal ini menjadi perhatian khusus bagi pengelola jalan tol. Jasamarga terus berupaya mengantisipasi kepadatan yang mungkin terjadi, terutama di titik-titik krusial di sepanjang ruas jalan.
Perbandingan Arus Masuk dan Total Volume di MBZ
Meskipun arus keluar Jakarta menunjukkan lonjakan signifikan, volume lalu lintas kendaraan yang menuju Jakarta pada periode yang sama tidak mengalami peningkatan yang sebanding. Tercatat 25.694 kendaraan bergerak menuju Jakarta, atau meningkat 5,58 persen dari lalu lintas normal 24.334 kendaraan.
Peningkatan arus masuk yang tidak terlalu signifikan ini mengindikasikan bahwa dominasi pergerakan adalah meninggalkan Jakarta. Hal ini memperkuat analisis bahwa libur Isra Miraj menjadi pemicu utama lonjakan kendaraan MBZ keluar kota.
Secara keseluruhan, total volume kendaraan yang melintas melalui Ruas Jalan Layang MBZ mencapai 66.352 kendaraan. Dari jumlah tersebut, pergerakan kendaraan didominasi oleh arus yang meninggalkan Jakarta, sesuai dengan pola mobilitas masyarakat menjelang akhir pekan libur.
Imbauan Keselamatan dan Layanan Informasi Jasamarga
Jasamarga terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif serta memastikan kesiapan layanan operasional guna menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan selama periode libur Isra Miraj 2026. Kesiapan operasional ini penting untuk menghadapi lonjakan kendaraan MBZ.
Pengguna jalan yang melintas Ruas Jalan Layang MBZ diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan. Penting untuk memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik, dan bahan bakar minyak.
Selain itu, pengendara diminta untuk mengantisipasi potensi perubahan cuaca dan mewaspadai kondisi jalan basah atau licin akibat hujan. Kondisi ini dapat mempengaruhi jarak pandang dan permukaan jalan, sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga tujuan.
Untuk informasi lalu lintas terkini dan permintaan pelayanan, pengguna jalan dapat menghubungi pusat panggilan 24 jam di nomor 14080, Twitter @PTJASAMARGA, serta aplikasi Travoy 4.5 yang tersedia untuk iOS dan Android.
Sumber: AntaraNews