PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JCC) melaporkan adanya peningkatan volume kendaraan yang signifikan meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ). Lonjakan ini terjadi pada H-6 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, tepatnya pada Minggu (15/3).
Direktur Utama PT JCC, Hendri Taufik, menyatakan bahwa sebanyak 40.523 kendaraan tercatat melintas, menunjukkan lonjakan sebesar 74,36 persen. Angka ini jauh melampaui kondisi normal yang biasanya hanya mencapai 23.241 kendaraan pada periode yang sama.
Peningkatan drastis ini mengindikasikan bahwa masyarakat mulai bergerak untuk melakukan perjalanan mudik ke luar Jakarta. JCC mengimbau para pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang guna menghindari potensi kepadatan lalu lintas yang lebih parah.
Advertisement
Advertisement
Pada H-6 Idul Fitri 1447 Hijriah atau Minggu (15/3), sebanyak 40.523 kendaraan terpantau meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang MBZ. Angka ini merupakan peningkatan signifikan sebesar 74,36 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang hanya 23.241 kendaraan pada H-6 Idul Fitri tahun 2026, menurut Hendri Taufik, Direktur Utama PT JCC.
Sementara itu, pada arah sebaliknya, volume kendaraan yang menuju Jakarta melalui Ruas MBZ justru mengalami penurunan. Tercatat sebanyak 32.565 kendaraan melintas, atau turun 2,19 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 33.293 kendaraan per hari.
Secara kumulatif, PT JCC juga mencatat total pergerakan kendaraan sejak H-10 hingga H-6 Lebaran 2026. Sebanyak 176.815 kendaraan telah meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang MBZ.
Advertisement
Jumlah ini menunjukkan peningkatan sebesar 36,09 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang berada di angka 129.923 kendaraan. Data ini jelas memperlihatkan mulai meningkatnya pergerakan masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar Jakarta menjelang momen Lebaran.
Advertisement
Menyikapi lonjakan arus mudik MBZ, Hendri Taufik mengimbau para pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan secara bijak. Pengaturan waktu ini penting untuk menghindari potensi kepadatan lalu lintas yang dapat terjadi pada waktu-waktu tertentu, sehingga perjalanan dapat berlangsung lebih lancar dan nyaman.
Selain itu, PT JCC juga secara berkelanjutan memberikan imbauan penting terkait persiapan perjalanan. Pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan.
Persiapan lainnya meliputi pengecekan kecukupan daya listrik serta bahan bakar minyak kendaraan. Pemudik juga dianjurkan untuk mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya hujan, yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan tol.
Advertisement
Untuk mendapatkan informasi lalu lintas terkini dan pelayanan, pengendara dapat menghubungi pusat panggilan 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133. Informasi juga tersedia melalui akun Twitter @PTJASAMARGA serta aplikasi Travoy 4.5 yang tersedia untuk pengguna iOS dan Android.
Sumber: AntaraNews