Jalin Investasi, Badan Klasifikasi Kapal Turki Diminta Gunakan TKDN Indonesia
Langkah yang diambil oleh BKI dan Trk Loydu merupakan bagian dari sinergi lintas negara yang akan memperkuat posisi Indonesia dalam industri maritim.
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) bersama dengan badan klasifikasi asal Turki, Trk Loydu menggelar audiensi dengan Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Donny Ermawan Taufanto, di Jakarta. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua Majelis BKI, Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, dan merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat kerja sama strategis dalam pengembangan industri maritim di tanah air.
Direktur BKI dan Trk Loydu menyampaikan komitmen mereka untuk mendukung peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pembangunan kapal TNI Angkatan Laut. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret menuju kemandirian pertahanan maritim Indonesia melalui kolaborasi antara lembaga klasifikasi nasional dan internasional.
Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Donny Ermawan Taufanto menegaskan bahwa langkah yang diambil oleh BKI dan Trk Loydu merupakan bagian dari sinergi lintas negara yang akan memperkuat posisi Indonesia dalam industri maritim.
"Dalam mendukung visi Indonesia yang mandiri di sektor pertahanan dan industri maritim," ujarnya.
Kolaborasi ini sejalan dengan misi BKI sebagai badan klasifikasi nasional yang berupaya untuk memperluas jaringan kerja sama global demi mendukung penguatan kapasitas industri maritim Indonesia. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan Indonesia dapat lebih mandiri dan kuat dalam menghadapi tantangan di sektor pertahanan dan industri maritim di masa depan.
Delegasi Badan Klasifikasi Turki Kunjungi Indonesia
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI baru saja menerima kunjungan dari General Manager Trk Loydu, sebuah badan klasifikasi yang berasal dari Turki. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral antara kedua badan klasifikasi serta negara masing-masing.
Direktur Biro Klasifikasi Indonesia, R. Agus Doddy Dwisagita menyatakan bahwa pertemuan ini juga membahas potensi kerja sama yang akan dilakukan oleh kedua perusahaan. Terlebih lagi, BKI saat ini tengah fokus pada peningkatan sertifikasi di sektor perkapalan.
"Pertemuan ini sekaligus bekerja sama strategis dalam bidang Klasifikasi kapal, Sertifikasi industri, serta pengembangan sumber daya manusia," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Selasa (22/7).
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak mengeksplorasi potensi kolaborasi teknis dan peningkatan kapasitas institusi melalui pertukaran pengetahuan serta pengalaman.
Pertemuan ini juga menjadi langkah awal untuk memperluas jaringan kerjasama internasional dan memperkuat posisi BKI sebagai Badan Klasifikasi Nasional yang memiliki daya saing di tingkat global.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan hubungan antara BKI dan Trk Loydu dapat terjalin lebih erat, sehingga dapat mendukung kemajuan industri maritim baik di tingkat nasional maupun internasional. Kerjasama ini diharapkan tidak hanya menguntungkan kedua belah pihak, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan sektor maritim secara keseluruhan.