InJourney Airports Beri Potongan 50 Persen Tarif Jasa Kebandarudaraan Jelang Lebaran 2026
InJourney Airports memberikan potongan 50 persen tarif jasa kebandarudaraan, termasuk PJP2U, sebagai dukungan mobilitas masyarakat saat Angkutan Lebaran 2026, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) telah memberlakukan potongan tarif jasa kebandarudaraan sebesar 50 persen. Kebijakan ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026/Idul Fitri 1447 Hijriah.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menjelaskan bahwa potongan ini secara khusus diberikan untuk tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U). Insentif ini berlaku bagi penumpang angkutan udara berjadwal rute domestik serta penerbangan tambahan (extra flight).
Periode pembelian tiket yang mendapatkan insentif ini adalah mulai 10 Februari hingga 29 Maret 2026, dengan jadwal keberangkatan yang berlaku dari 14 Maret sampai 29 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung pada penurunan harga tiket pesawat.
Detail Kebijakan Potongan Tarif PJP2U
Potongan sebesar 50 persen pada tarif PJP2U ini berlaku di seluruh 37 bandara yang dikelola oleh InJourney Airports. Mohammad R. Pahlevi menegaskan bahwa kebijakan ini akan memengaruhi nominal harga tiket pesawat, karena PJP2U merupakan tarif atas pelayanan jasa bandara yang dititipkan dalam tiket pesawat.
Insentif ini diberikan untuk pembelian tiket penerbangan pada 10 Februari hingga 29 Maret 2026, dengan jadwal keberangkatan mulai 14 Maret sampai 29 Maret 2026. Kebijakan ini mencakup rute domestik dan penerbangan tambahan, memberikan keringanan bagi para pemudik.
Pemberlakuan potongan tarif PJP2U ini bertujuan memberikan dampak langsung pada penurunan harga tiket pesawat. Langkah ini sejalan dengan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan keterjangkauan transportasi bagi masyarakat selama periode Lebaran.
Dukungan InJourney untuk Maskapai dan Ekosistem Kebandarudaraan
Tidak hanya bagi penumpang, InJourney Airports juga memberikan potongan tarif bagi maskapai penerbangan. Potongan ini berlaku untuk pelayanan jasa pendaratan, penempatan, dan penyimpanan pesawat udara (PJP4U).
Insentif PJP4U bagi maskapai ini diberlakukan selama periode 14 hingga 29 Maret 2026. Kebijakan ini merupakan upaya InJourney Airports untuk mendukung operasional maskapai di tengah peningkatan lalu lintas udara saat Lebaran.
Mohammad R. Pahlevi menyatakan bahwa potongan tarif PJP4U ini adalah wujud sinergi InJourney Airports dalam mendukung operasional maskapai yang merupakan bagian dari ekosistem kebandarudaraan. Hal ini juga menunjukkan peran perusahaan sebagai agent of development dalam industri penerbangan nasional.
Jaringan Bandara InJourney di Seluruh Indonesia
PT Angkasa Pura Indonesia mengelola total 37 bandara yang tersebar di enam regional di seluruh Indonesia. Jaringan luas ini memastikan jangkauan layanan kebandarudaraan yang optimal.
Regional I meliputi bandara-bandara strategis seperti Soekarno-Hatta Tangerang, Husein Sastranegara Bandung, Kertajati Majalengka, dan Halim Perdanakusuma Jakarta. Sementara itu, Regional II mencakup I Gusti Ngurah Rai Bali, El Tari Kupang, Zainuddin Abdul Majid Lombok, dan Blimbingsari Banyuwangi.
Untuk Regional III, terdapat bandara-bandara seperti Minangkabau Padang, Raja Sisingamangaraja XII Silangit, Sultan Thaha Jambi, Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Depati Amir Pangkalpinang, Radin Inten II Lampung, Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, HAS Hanandjoeddin Belitung, dan Fatmawati Soekarno Bengkulu, serta Sultan Iskandar Muda Aceh.
Regional IV melayani Juanda Surabaya, Jenderal Ahmad Yani Semarang, Adisutjipto Yogyakarta, Adi Soemarmo Solo, Jenderal Besar Soedirman Purbalingga, Dhoho Kediri, dan Yogyakarta International Airports. Regional V mencakup Sultan Hasanuddin Makassar, Sam Ratulangi Manado, Pattimura Ambon, Frans Kaisiepo Biak, dan Sentani Jayapura. Terakhir, Regional VI mengelola Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan, Supadio Pontianak, Tjilik Riwut Palangka Raya, dan Syamsudin Noor Banjarmasin.
Sumber: AntaraNews