Hemat Rp228 Juta Setahun! PGN Lampung Targetkan 100 UMKM Manfaatkan Gas Bumi, Ini Keuntungannya
PGN Lampung berkomitmen memperluas manfaat gas bumi dengan menargetkan 100 UMKM beralih ke CNG pada 2025, menawarkan efisiensi biaya signifikan dan operasional yang lebih aman.
PGN Lampung secara agresif menargetkan 100 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Lampung untuk beralih menggunakan gas bumi terkompresi (CNG) pada tahun 2025. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PGN dalam memperluas manfaat energi bersih dan efisien bagi sektor usaha.
Head Area PGN Lampung, Ahmad Abrar, menyampaikan bahwa hingga saat ini, 81 UMKM telah menjadi pelanggan CNG, dengan 15 UMKM lainnya sedang dalam tahap progres untuk segera bergabung. Target ambisius ini diharapkan dapat memberikan dampak positif signifikan bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
Program ini tidak hanya fokus pada efisiensi biaya yang dirasakan UMKM, tetapi juga menekankan aspek keamanan dan kemudahan operasional. Berbagai testimoni positif dari pelaku usaha menunjukkan bahwa penggunaan gas bumi sangat mendukung pengembangan bisnis mereka.
PGN Lampung Perluas Jangkauan Gas Bumi untuk UMKM dan Rumah Tangga
Head Area PGN Lampung, Ahmad Abrar, menegaskan komitmen PGN untuk memperluas jangkauan gas bumi di Lampung. Mereka menargetkan 100 UMKM dapat merasakan manfaat gas bumi dari PGN pada tahun 2025. Saat ini, 81 UMKM telah menjadi pelanggan setia CNG, sementara 15 lainnya sedang dalam proses penyambungan.
Selain sektor UMKM, PGN juga membidik segmen rumah tangga sebagai bagian dari ekspansi layanan mereka. Untuk tahun 2025, PGN Lampung menargetkan 500 rumah tangga baru dapat tersambung dengan jaringan pipa gas eksisting. Rencana ini menunjukkan upaya PGN dalam menyediakan akses energi yang lebih baik bagi masyarakat luas.
Jaringan baru untuk rumah tangga akan difokuskan di wilayah Kedamaian dan Antasari, Kota Bandarlampung, pada tahun depan. Sementara itu, untuk jaringan pipa gas, PGN menargetkan 30 pelanggan baru pada tahun 2025. PGN bahkan berencana mengusulkan target lebih dari 30 pelanggan pada tahun 2026, menunjukkan optimisme terhadap pertumbuhan penggunaan gas bumi.
Efisiensi Biaya dan Keamanan Jadi Daya Tarik Utama Gas Bumi PGN
Sejumlah pelaku UMKM di Bandarlampung telah merasakan langsung manfaat penggunaan gas terkompresi atau CNG dari PGN. Mereka menyatakan kepuasan atas efisiensi biaya yang signifikan serta keamanan produk gas bumi ini. Penggunaan gas PGN dinilai sangat mendukung pengembangan usaha mereka secara berkelanjutan.
Ane, pemilik usaha Rumah Bone Catering, mengungkapkan bahwa dirinya telah menggunakan produk CNG PGN selama tiga tahun terakhir. Ia merasakan efisiensi biaya hingga 30 persen dibandingkan dengan penggunaan elpiji. "Efisiensinya sangat terasa, dan yang paling penting aman," ujar Ane, menekankan aspek keamanan dan kepuasan layanan.
Ane juga menambahkan bahwa pelayanan isi ulang dari PGN sangat memuaskan, dengan mobil PGN yang datang setiap hari. Meskipun saat ini masih menggunakan CNG, Ane memiliki rencana untuk beralih ke jaringan pipa gas PGN. Namun, rencana tersebut masih belum terealisasi hingga saat ini.
UMKM Rasakan Penghematan Fantastis dengan Gas Bumi PGN
Pengalaman serupa juga dirasakan oleh General Manager Sambal Seruit Buk Lin, Fadli, yang telah menggunakan gas CNG PGN sejak tahun 2024. Menurutnya, pemakaian gas CNG tidak hanya memberikan efisiensi, tetapi juga mendukung operasional yang lebih efektif dan lancar. Ini membuktikan bahwa gas bumi PGN memberikan keuntungan ganda bagi UMKM.
Fadli mengungkapkan penghematan yang luar biasa, mencapai Rp19 juta per bulan, atau sekitar Rp228 juta per tahun. "Penggunaan CNG ini luar biasa. Efisiensi ini sangat membantu, bahkan bisa kami alokasikan untuk membuka cabang baru," ujar Fadli, menyoroti dampak positif pada ekspansi bisnis.
Selain penghematan biaya, Fadli juga menyebutkan bahwa penggunaan gas PGN membuat masakan jadi lebih cepat matang, sehingga menghemat waktu produksi. Aspek keamanan juga menjadi prioritas, karena hingga saat ini mereka tidak pernah mengalami kendala seperti kebocoran gas. Hal ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi operasional usaha.
Sumber: AntaraNews