Fakta Unik: Pelni Gratiskan Kapal Rede Wisata ke Pulau Kera Setiap Sabtu, Tingkatkan Pariwisata NTT!
PT Pelni (Persero) Cabang Kupang **gratiskan kapal rede wisata** KM Gandha Nusantara 10 setiap Sabtu ke Pulau Kera. Simak bagaimana layanan ini mendongkrak pariwisata dan ekonomi lokal di NTT.
PT Pelni (Persero) Cabang Kupang telah mengoperasikan layanan kapal rede gratis setiap Sabtu pagi untuk masyarakat yang ingin berwisata. Inisiatif ini ditujukan bagi pengunjung yang hendak menuju Pulau Kera dan Sulamu, yang terletak di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Layanan transportasi laut cuma-cuma ini menggunakan kapal rede KM Gandha Nusantara 10, yang mulai beroperasi di wilayah Kupang sejak Juli 2024. Keberadaan kapal ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau.
Kapal berangkat dari Pelabuhan Rakyat Nunbaun Sabu, Kota Kupang, pada pukul 07.00 WITA dan kembali dari Sulamu pukul 14.00 WITA setiap hari Sabtu. Program ini menjadi alternatif menarik bagi warga yang ingin berlibur di akhir pekan sambil menikmati keindahan bahari NTT.
Akses Gratis untuk Destinasi Wisata Bahari
KM Gandha Nusantara 10 merupakan kapal tipe cargo passenger yang memiliki kapasitas angkut hingga 56 penumpang dan dua unit kendaraan. Kapal ini berfungsi sebagai feeder untuk kapal penumpang besar Pelni, terutama di pelabuhan kecil dengan keterbatasan infrastruktur.
Khusus di Kota Kupang, kapal rede ini difokuskan untuk melayani rute pendek antarpulau yang berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari. Pulau Kera, misalnya, dikenal dengan keindahan pantai pasir putihnya serta kehidupan masyarakat nelayan tradisional yang masih terjaga.
Kepala Cabang Pelni Kupang, Selamat Yanuardi, menjelaskan bahwa layanan ini sepenuhnya gratis. "Gratis, tidak ada tiket yang perlu dibayar. Masyarakat cukup datang ke pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan," ujarnya. Ia juga menambahkan, "Namun kami selalu mengingatkan agar penumpang memperhatikan imbauan keselamatan dari awak kapal."
Layanan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menugaskan Pelni untuk menyediakan akses transportasi yang terjangkau, bahkan gratis. Tujuannya adalah untuk meningkatkan aktivitas perekonomian dan pariwisata di pulau-pulau kecil yang memiliki potensi besar.
Dampak Ekonomi dan Komitmen Pelni untuk 3TP
Selain memberikan manfaat besar bagi sektor pariwisata, layanan kapal rede gratis ini juga diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi warga di sekitar Pulau Kera dan Sulamu. Peluang tersebut dapat muncul melalui penjualan hasil laut, usaha kuliner, maupun penyediaan jasa wisata.
Program kapal rede merupakan bagian integral dari komitmen Pelni sebagai perusahaan pelat merah dalam memperluas konektivitas transportasi laut di daerah 3TP (terdepan, terluar, tertinggal, dan perbatasan). Pelni berperan penting dalam mendukung pemerataan akses dan pertumbuhan ekonomi maritim nasional.
Hingga kini, Pelni mengoperasikan beragam layanan transportasi laut yang vital bagi konektivitas antarwilayah di Indonesia. Berikut adalah rincian operasional Pelni:
- 25 kapal penumpang yang melayani 511 ruas dan menyinggahi 74 pelabuhan di seluruh Indonesia.
- 30 trayek kapal perintis yang menyinggahi 230 pelabuhan dengan total 522 ruas.
- 18 kapal rede yang mendukung konektivitas di pulau-pulau kecil.
- Delapan trayek tol laut untuk distribusi logistik.
- Satu trayek kapal ternak untuk mendukung ketahanan pangan.
Seluruh armada dan trayek ini merupakan bagian dari upaya Pelni untuk memastikan akses transportasi yang merata dan mendukung pertumbuhan ekonomi maritim nasional. Program kapal rede gratis ini adalah salah satu inovasi yang mendukung tujuan tersebut.
Sumber: AntaraNews