Buruh Yakin Alfamart dan Indomaret Tak Terganggu Kopdes Merah Putih
Toko ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret diperkirakan dapat beroperasi secara bersamaan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Dewan Pimpinan Nasional Serikat Pekerja Nasional (SPN), Iwan Kusmawan, menegaskan bahwa ritel modern dapat beroperasi berdampingan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Menurutnya, kedua entitas ini tidak saling bersaing. Iwan menjelaskan bahwa ritel seperti Alfamart dan Indomaret tetap dapat beroperasi secara normal meskipun ada KDKMP.
Hal ini disebabkan oleh karakteristik yang berbeda antara keduanya, sehingga tidak terjadi persaingan usaha yang langsung.
"Bisa (berdampingan). Kenapa? Ini kan bukan dalam konteks persaingan usaha, yang sangat penting itu, kenapa muncul tiba-tiba atau muncul dari program nasionalnya Pak Presiden pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, latar belakangnya apa, ini yang harus dijelaskan kepada masyarakat," tuturnya dikutip dari Liputan6.com, Senin (8/6/2026).
Iwan juga menyatakan bahwa KDKMP hadir untuk mengatasi masalah akses terhadap pupuk dan bahan bakar, terutama bagi kelompok petani dan nelayan yang membutuhkan barang-barang sehari-hari.
"Kebutuhan rumah tangga sehari-hari misalnya karena jauh dari pantai, jauh dari pertanian, misalnya untuk masuk ke kecamatan. Nah ini dimudahkan kan (oleh Kopdes)," tegasnya.
Di sisi lain, Iwan mengamati bahwa dari segi legalitas perizinan usaha, terdapat perbedaan signifikan antara Alfamart-Indomaret dan Kopdes Merah Putih. Ritel modern beroperasi dengan bentuk perseroan terbatas (PT), sementara Kopdes berstatus sebagai koperasi.
"Jadi jangan dikategorikan ini persaingan bisnis, enggak ada. Karena lebih lahirnya dulu Indomarco atau Indomaret dan Alfamat ketimbang Koperasi Desa Merah Putih. Ini yang harus dibicarakan secara konkret, duduk bersama," ujarnya.
Alfamart Santai
Sebelumnya, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) menanggapi dengan tenang isu yang beredar mengenai kemungkinan adanya pembatasan atau penutupan minimarket swasta seiring dengan beroperasinya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di berbagai wilayah.
Manajemen Alfamart berpendapat bahwa keberadaan KDKMP tidak akan memengaruhi bisnis mereka, karena kedua entitas tersebut menargetkan segmen pasar yang berbeda.
"Karena memang segmennya pasti berbeda, jadi kami ikuti apapun kebijakannya," ungkap Direktur PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Solihin, setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Kantor Pusat Alfamart, Alam Sutera, Tangerang, pada Kamis (4/6/2026).
KDMP Bukan Ancaman
Menurut Solihin, Alfamart tidak melihat program KDKMP sebagai suatu ancaman bagi pertumbuhan jaringan minimarket yang dimilikinya. Sebaliknya, perusahaan justru membuka kesempatan untuk melakukan kerjasama jika ada inisiatif yang saling menguntungkan.
"Tentu siapapun bisa kerja sama, tapi memang sampai saat ini belum ada permintaan kerja sama yang diajukan ke kami terkait hal tersebut," ujarnya.
Hal ini menunjukkan bahwa Alfamart memiliki sikap terbuka terhadap kolaborasi, asalkan ada nilai tambah bagi kedua belah pihak.
Dengan demikian, perusahaan tetap fokus pada pengembangan usahanya sambil menunggu tawaran kerjasama yang mungkin datang di masa depan. Solihin menegaskan bahwa sampai saat ini, mereka belum menerima proposal resmi yang berkaitan dengan kerjasama tersebut.
Kopdes Tak Perlu Khawatir
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) memiliki potensi untuk bersaing dengan ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret. Menurutnya, KDMP memiliki kemampuan yang cukup untuk bersaing di pasar.
Zulkifli menjelaskan bahwa saat ini pembangunan fisik KDMP sedang dilaksanakan, dengan target penyelesaian sebanyak 20.000 hingga 30.000 bangunan fisik pada Juni 2026. Selain itu, pasokan barang yang akan dijual di koperasi juga dijamin akan mencukupi kebutuhan.
"Jadi saya tidak usah khawatir, koperasi tidak usah khawatir. Kalau bersaing dengan apa tadi, yang mart-mart itu, koperasi saya tidak khawatir asal ini bisa kita jalankan dengan baik," kata Zulkifli di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, dikutip Kamis (12/3/2026).
Dengan pernyataan tersebut, Zulkifli menunjukkan keyakinannya bahwa KDMP dapat beroperasi dengan baik dan mampu bersaing di pasar yang kompetitif.
Ini adalah langkah positif untuk memperkuat keberadaan koperasi di tengah perkembangan ritel modern yang semakin pesat.