BPPD NTB Sukses Gelar Parade Budaya Lombok Sumbawa di Malang, Genjot Kunjungan Wisata
Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB sukses menggelar Parade Budaya Lombok Sumbawa di Kota Malang, Jawa Timur, memperkenalkan destinasi wisata NTB dan meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus mendukung rute penerbangan baru Malang-Lombok.
Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses menggelar sebuah acara promosi pariwisata yang menarik. Kegiatan ini berupa Parade Budaya Lombok dan Sumbawa yang dilaksanakan di Jalan Ijen Kota Malang, Jawa Timur. Acara tersebut berlangsung pada Minggu, 7 Desember, bertepatan dengan momen Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) yang ramai pengunjung.
Pelaksanaan parade ini memiliki tujuan ganda yang strategis bagi sektor pariwisata NTB. Pertama, untuk memperkenalkan keindahan destinasi wisata yang ada di Lombok dan Sumbawa kepada masyarakat luas. Kedua, untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, khususnya dari wilayah Jawa Timur yang memiliki potensi pasar besar.
Inisiatif ini juga secara khusus dirancang untuk mendukung keberlanjutan rute penerbangan baru dari Malang menuju Lombok. Dengan adanya promosi ini, diharapkan tingkat keterisian kursi pesawat pada rute tersebut dapat tetap stabil dan berkelanjutan. Hal ini menjadi faktor penting dalam memperkuat konektivitas udara yang vital bagi pengembangan pariwisata NTB.
Strategi Promosi Efektif di Kota Malang
Ketua BPPD Provinsi NTB, Sahlan M. Saleh, menjelaskan alasan pemilihan Kota Malang sebagai lokasi promosi. Menurutnya, daerah tersebut memiliki potensi pasar wisata yang sangat besar bagi Lombok dan Sumbawa. "Hari ini kami melakukan Parade Budaya Lombok dan Sumbawa saat HBKB di Jalan Ijen Kota Malang untuk memperkenalkan destinasi dan mendorong peningkatan kunjungan wisata dari Jawa Timur, khususnya Malang," ujarnya saat dihubungi dari Mataram.
Promosi ini berlangsung efektif dari pukul 06.00 hingga 08.00 WIB, menarik perhatian banyak warga yang hadir di HBKB. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pengurus BPPD Provinsi NTB, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB Ahmad Nur Aulia beserta jajarannya, hingga pelaku industri pariwisata. Agen perjalanan wisata dan pengelola hotel dari Lombok dan Sumbawa turut serta dalam parade ini.
Peserta parade berjalan mengelilingi Jalan Ijen dengan menampilkan busana adat khas Lombok dan Sumbawa yang memukau. Mereka juga membawa "sign board" berisi promosi destinasi wisata. Sahlan menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis karena mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Kota Malang.
Dukungan Konektivitas Udara dan Dampak Ekonomi
Kegiatan promosi ini juga secara langsung mendukung rute baru penerbangan Malang-Lombok. Sahlan M. Saleh menekankan pentingnya konektivitas udara sebagai faktor kunci dalam penguatan sektor pariwisata NTB. "Peluang ini harus kami sambut cepat agar rute ini berjalan secara berkelanjutan dan membuka dampak ekonomi bagi NTB, terutama sektor pariwisata," tegasnya.
Area Manager Surabaya Lion Air, Dyfi Suciaty, memberikan detail mengenai rute penerbangan ini. Rute penerbangan Lombok–Malang–Yogyakarta dilayani oleh Wings Air menggunakan pesawat jenis ATR 72. Penerbangan dari Lombok dijadwalkan berangkat pukul 07.00 Wita dan tiba di Malang pukul 08.00 WIB.
Dari Malang, pesawat melanjutkan penerbangan ke Yogyakarta pukul 08.30 WIB dan mendarat sekitar pukul 10.00 WIB. Selanjutnya, pesawat kembali ke Malang pukul 11.00 WIB sebelum terbang kembali menuju Lombok pada pukul 13.00 Wita dan diperkirakan tiba pukul 15.00 Wita. Dyfi berharap jalur penerbangan ini tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga meningkatkan arus wisatawan ke Malang maupun Lombok.
Antusiasme Masyarakat dan Harapan Masa Depan Pariwisata NTB
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia, menyatakan dukungan penuhnya terhadap pola promosi langsung kepada masyarakat ini. Ia mengamati antusiasme warga Malang yang sangat tinggi saat melihat budaya Lombok dan Sumbawa ditampilkan melalui pakaian adat serta atribut visual lainnya. "Atmosfer-nya sangat baik. Ini strategi yang efektif untuk mengenalkan pariwisata Lombok dan Sumbawa secara langsung kepada publik," katanya.
Sahlan M. Saleh juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan "kerja besar" untuk mendukung upaya pemerintah menjadikan NTB sebagai destinasi berkelas dunia. Hal ini diwujudkan melalui penguatan konektivitas. "Kami berharap semua pihak terus bergerak membuka rute baru ke berbagai kota," pungkasnya, menunjukkan visi jangka panjang untuk pengembangan pariwisata di Nusa Tenggara Barat.
Sumber: AntaraNews