KBRI Kuala Lumpur Dorong Investasi NTB, Jadikan Pusat Pertumbuhan Baru Indonesia Timur

KBRI Kuala Lumpur memfasilitasi pertemuan strategis untuk menggenjot Investasi NTB, menegaskan potensi Nusa Tenggara Barat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia yang menarik perhatian investor.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
KBRI Kuala Lumpur Dorong Investasi NTB, Jadikan Pusat Pertumbuhan Baru Indonesia Timur
KBRI Kuala Lumpur memfasilitasi pertemuan strategis untuk menggenjot Investasi NTB, menegaskan potensi Nusa Tenggara Barat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia yang menarik perhatian investor. (AntaraNews)

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur secara aktif mendorong pembangunan ekonomi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan memfasilitasi pertemuan bisnis strategis. Langkah ini bertujuan menarik investasi besar ke berbagai sektor potensial di wilayah tersebut, menjadikan NTB sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia.

Duta Besar RI untuk Malaysia, Raden Dato Mohammad Iman Hascarya, menyatakan bahwa NTB kini tidak lagi hanya bertumpu pada pariwisata. Wilayah ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang pesat dan daya tarik investasi yang meningkat di berbagai bidang. Pernyataan ini disampaikan di Mataram pada hari Sabtu, 20 Juni 2026.

Pada 19 Juni 2026, KBRI Kuala Lumpur menyelenggarakan acara "NTB Investment Economic Engagement" di Malaysia. Agenda tersebut mempertemukan Pemerintah NTB dengan para pelaku usaha, investor besar, serta lembaga keuangan Malaysia untuk menjajaki peluang kerja sama di sektor investasi, pariwisata, hingga energi terbarukan.

Potensi Investasi NTB yang Kian Menjanjikan

Inisiatif KBRI Kuala Lumpur melalui "NTB Investment Economic Engagement" menjadi jembatan penting untuk menarik investasi. Pertemuan ini bertujuan mempertemukan pemerintah daerah dengan investor strategis dari Malaysia, dengan fokus pada pengembangan industri halal, ekonomi syariah, hingga investasi hijau.

Iman Hascarya menjelaskan pembentukan NTB Capital sebagai langkah konkret. Lembaga ini berfungsi sebagai penghubung profesional antara pemerintah daerah dan para investor, bertujuan mempercepat realisasi investasi di berbagai sektor. Hal ini menunjukkan keseriusan NTB dalam mengelola potensi investasinya.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal turut memamerkan potensi pertumbuhan ekonomi daerahnya yang beragam. Pertumbuhan ini tidak hanya ditopang sektor pertambangan, tetapi juga pariwisata, pertanian, peternakan, dan ekonomi kreatif. Iqbal mengundang investor Malaysia untuk tumbuh bersama NTB, memanfaatkan peluang yang ada.

Transformasi PMI dan Skema Zero Cost

Pemerintah NTB berkomitmen kuat untuk mentransformasi sistem Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal daerahnya. Transformasi ini diarahkan pada skema yang profesional dan tersertifikasi secara global, demi memastikan perlindungan dan kesejahteraan PMI.

Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menegaskan implementasi skema zero cost atau tanpa biaya bagi setiap calon buruh migran. Skema ini bertujuan agar PMI tidak terjerat utang demi membiayai akomodasi ke negara tujuan. "Kami ingin memastikan para PMI asal NTB berangkat melalui skema yang benar-benar tanpa biaya. Tidak boleh lagi ada beban biaya yang memberatkan," tegas Iqbal.

Kolaborasi antara lembaga keuangan plat merah Bank NTB Syariah dengan lembaga keuangan mitra di Malaysia sedang dibangun. Kerja sama ini memastikan pembiayaan keberangkatan PMI dilakukan secara transparan dan aman. Bank NTB Syariah telah mengantongi izin resmi untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pekerja migran guna memutus mata rantai pembiayaan ilegal.

NTB sebagai Pusat Energi Hijau dan Ekonomi Kreatif

Selain membenahi sektor ketenagakerjaan, NTB juga memiliki potensi raksasa di bidang energi hijau. Gubernur Iqbal memaparkan potensi energi surya, mikrohidro, hingga energi arus laut yang melimpah di hadapan para investor Malaysia. Sumber daya ini menarik perhatian investor yang mencari peluang investasi hijau.

Potensi energi terbarukan ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi investor, sejalan dengan tren investasi global yang berorientasi pada keberlanjutan. Pemanfaatan sumber energi bersih juga mendukung pembangunan berkelanjutan di NTB.

Ekonomi kreatif dan sektor lainnya seperti pertanian dan peternakan juga menjadi fokus pengembangan di NTB. Diversifikasi ekonomi ini bertujuan agar tidak hanya bergantung pada satu sektor, menciptakan peluang investasi yang lebih luas dan beragam bagi para pemangku kepentingan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi