Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Dua Pekerja Terluka Akibat Ledakan di Fatmawati, Diduga dari Proyek Galian Air Bersih

{{caption}}
IHSG Betah di Zona Merah, Pengamat Bongkar Penyebabnya

{{caption}}
IHSG Anjlok 3,7% pada Awal Sesi Kedua Perdagangan

{{caption}}
Prabowo Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes Negara Sahabat Hari Ini

{{caption}}
BGN Beri Penjelasan Kabar MBG di Kota Serang Berhenti Sementara

{{caption}}
Dana Belum Cair, Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Batam Terhenti Sementara

Topik Terkait
{{caption}}
BI Rate Tetap 4,75 Persen: Terendah Sejak 2022, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Bank Indonesia kembali mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen, menjadikannya yang terendah sejak 2022. Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan.

{{caption}}
OJK Sebut Penurunan Tarif Impor oleh Trump Tingkatkan Optimisme Sektor Perbankan di Indonesia

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengamati bahwa kondisi semakin membaik pada semester kedua tahun 2025 setelah AS menurunkan tarif impor.

OJK
{{caption}}
Fakta Unik Tarif AS: BI Pede Kinerja Ekspor Indonesia Tetap Positif Meski Dinamika Kebijakan Amerika

Bank Indonesia (BI) optimistis Kinerja Ekspor Indonesia akan tetap positif meskipun ada dinamika kebijakan tarif timbal balik Amerika Serikat. Mengapa Indonesia justru diuntungkan?

{{caption}}
BI Cermati Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan September 2025

Kebijakan suku bunga harus dijalankan secara hati-hati dengan mempertimbangkan berbagai aspek, terutama inflasi dan stabilitas nilai tukar.

{{caption}}
BI Optimis Ekonomi RI Tumbuh 5,4%, Fokus ke Dua Sektor

Penurunan suku bunga dan pelonggaran likuiditas ditempuh melalui kebijakan moneter.

{{caption}}
AS dan China Damai, BI Revisi Pertumbuhan Ekonomi Global Jadi 3 Persen di 2025

Proyeksi ini sedikit lebih tinggi dibandingkan sebelumnya 2,9%.

{{caption}}
Gubernur BI Ungkap Alasan Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50 Persen

BI memutuskan untuk menurunkan BI-Rate sebesar 5,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,25%.

{{caption}}
Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75 Persen

Perry menjelaskan keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga prakiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
Gubernur BI: Tarif Trump dan Kebijakan China Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Perry mengatakan bahwa prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut dipengaruhi dampak langsung kebijakan tarif AS.

{{caption}}
Hadapi Gejolak Global, Gubernur Bank Indonesia Fokus Jaga Stabilisasi Kurs Rupiah

Pada bulan November 2024, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate di level enam persen.

{{caption}}
Gubernur BI: Masih Ada Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan

Kebijakan suku bunga BI akan terus mempertimbangkan sejumlah faktor, terutama pergerakan nilai tukar Rupiah.

{{caption}}
Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD144,9 Miliar pada Mei 2026

Secara keseluruhan, posisi cadangan devisa pada akhir Mei 2026 tetap kuat, setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor atau 5,5 bulan impor.

{{caption}}
Menteri Keuangan Tegaskan Indonesia Tak Menuju Krisis Ekonomi 1997-1998

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Indonesia tidak mengarah pada krisis ekonomi, keuangan, dan moneter seperti 1997-1998, meski rupiah sempat melemah. Stabilitas ekonomi nasional menjadi fokus utama pemerintah.

{{caption}}
Purbaya: Pelemahan Rupiah dan IHSG Tak Goyahkan Fundamental Ekonomi Indonesia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pelemahan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang sebenarnya, melainkan dipicu oleh persepsi negatif.

{{caption}}
Menkeu Purbaya Sadewa: Indonesia Tak Menuju Krisis Ekonomi 1997-98, Rupiah Akan Menguat

Meski rupiah sempat melemah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak sedang menuju krisis ekonomi 1997-98. Bagaimana strategi pemerintah menguatkan rupiah dan menjaga stabilitas?

{{caption}}
BI Perkuat Pengembangan Ekonomi Syariah melalui Wakaf Produktif dan Sertifikasi Halal

Bank Indonesia (BI) serius menggenjot Pengembangan Ekonomi Syariah di daerah, fokus pada wakaf produktif dan percepatan sertifikasi halal. Simak strategi lengkapnya!

{{caption}}
Pemerintah, BI dan DPR Perkuat Kebijakan Fiskal dan Moneter, Hasilkan Dua Strategi Jaga Rupiah

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan rapat tersebut diinisiasi DPR sebagai forum evaluasi.

{{caption}}
Rupiah Melemah, Mentan Amran Sebut Sektor Perkebunan Berpotensi Raup Cuan Lebih Besar

Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi momentum untuk mendorong ekspor komoditas pertanian, terutama sawit.

{{caption}}
Dokter Ungkap Kunci Agar Pasien Tak Lagi Berobat ke Luar Negeri

Dokter menilai pembaruan teknologi dan peningkatan kompetensi tenaga medis menjadi kunci untuk memperkuat kepercayaan pasien berobat di Indonesia.

{{caption}}
Pramono Pastikan Tarif Transjabodetabek Naik

Pemprov DKI Jakarta akan menyesuaikan tarif Transjabodetabek seiring perluasan rute layanan. Besaran tarif baru segera diumumkan.

{{caption}}
Mensesneg Respons Kabar Menkeu Purbaya Kena Reshuffle Digantikan Chatib Basri

Beredar kabar yang menyebut Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bakal kena reshuffle. Purbaya disebut-sebut akan digantikan ekonom Chatib Basri.

{{caption}}
600 Petugas Gabungan Diterjunkan Tertibkan Parkir Liar di Jakarta

Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 600 personel gabungan untuk menertibkan parkir dan juru parkir liar di 15 lokasi prioritas di ibu kota.

{{caption}}
Datangi DPR, Mensesneg hingga Menteri ESDM Bahlil Bahas Percepatan Izin Investasi

Menurut Dasco, koordinasi dilakukan untuk mencari cara mempercepat pertumbuhan ekonomi.