Badan Mutu KKP Babel Bagikan Satu Ton Udang, Perkuat SDM dan Atasi Stunting
Badan Mutu KKP Babel mendistribusikan satu ton udang segar kepada 300 keluarga di Desa Tanjung Gunung, Bangka Tengah, sebagai upaya memperkuat SDM dan mengatasi stunting.
Pangkalpinang, Merdeka.com – Badan Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung baru-baru ini mendistribusikan satu ton udang segar kepada masyarakat Desa Tanjung Gunung, Kabupaten Bangka Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung program Asta Cita, yang berfokus pada penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di wilayah tersebut.
Pembagian udang ini secara spesifik menyasar 300 kepala keluarga (KK) di Desa Tanjung Gunung, sebuah langkah konkret dalam memastikan asupan gizi berkualitas bagi warga. Kepala Badan Mutu KKP Kepulauan Babel, Dedy Arief Hendriyanto, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui konsumsi protein hewani yang terjamin mutunya.
Dilaksanakan pada tanggal 15 November, kegiatan ini juga menjadi bagian integral dari rangkaian acara Bulan Mutu 2025 yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia. Dengan fokus pada pangan sehat dan aman, KKP Babel berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan generasi penerus yang lebih berkualitas dan bebas stunting.
Dukungan Pembangunan SDM Melalui Bulan Mutu 2025
Program Bulan Mutu 2025 yang diusung oleh KKP secara nasional memiliki tema "ikan sehat, aman dan bermutu untuk generasi emas". Pemilihan udang sebagai bahan asupan protein pada tahun ini bukan tanpa alasan, melainkan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat merasakan konsumsi udang yang selama ini mungkin dianggap memiliki harga tidak terjangkau.
Dedy Arief Hendriyanto menjelaskan bahwa tema ini selaras dengan visi pemerintah untuk mencetak generasi penerus yang unggul dan sehat. "Kegiatan ini dilakukan secara serentak se-Indonesia dengan mengangkat tema ikan sehat, aman dan bermutu untuk generasi emas," ujarnya, menegaskan skala dan pentingnya program ini dalam skala nasional.
Melalui inisiatif ini, KKP Babel berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang, khususnya protein dari produk perikanan. Distribusi udang ini diharapkan dapat menjadi stimulan positif bagi peningkatan kualitas hidup dan kesehatan jangka panjang warga Desa Tanjung Gunung.
Jaminan Mutu dan Fokus Penanganan Stunting
Salah satu aspek krusial dalam Pembagian Udang KKP Babel ini adalah jaminan mutu dan keamanan produk. Dedy Arief Hendriyanto memastikan bahwa udang yang didistribusikan telah melalui serangkaian uji laboratorium ketat, menjamin bahwa produk tersebut aman untuk dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga.
"Kami ingin menyakinkan masyarakat bahwa udang yang didistribusikan telah melalui uji laboratorium dan diambil dari tambak yang telah mengantongi sertifikat cara budidaya yang baik dan menerapkan HACCP dalam penanganannya," jelas Dedy. Ini menunjukkan komitmen KKP Babel terhadap standar kualitas dan keamanan pangan yang tinggi.
Pemilihan Desa Tanjung Gunung sebagai lokasi distribusi udang juga didasari oleh data tingkat stunting yang tinggi pada tahun 2024. KKP Babel melihat potensi besar untuk memberikan dukungan gizi yang signifikan di wilayah ini, mengingat peran protein dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.
Meskipun demikian, Dedy menambahkan bahwa kondisi stunting di desa tersebut sudah menunjukkan perbaikan. "Pada tahun ini kasus stunting di desa ini sudah mulai membaik, sehingga perlu diberikan dukungan dengan memberikan udang bermutu dan berkualitas kepada warga di daerah ini," pungkasnya, menandakan bahwa dukungan berkelanjutan sangat penting untuk mempertahankan tren positif ini.
Sumber: AntaraNews