Terungkap Israel Serang Gaza Pakai Narkoba, Diselipkan Lewat Karung Tepung
Berikut potret narkoba yang diselipkan Israel lewat karung tepung.
Genosida di Gaza Palestina hingga kini masih terus dilakukan Israel. Serangan terus dilancarkan militer Israel ke wilayah kantong itu.
Namun kabar mengejutkan datang dari Gaza Palestina. Selain serangan dengan bom, tembakan dan blokade makanan serta kebutuhan pokok lainnya, terungkap Israel juga menyerang Gaza dengan sesuatu yang sangat berbahaya.
Mereka menggunakan narkoba yang diselipkan lewat karung tepung bantuan. Lantas bagaimana informasi selengkapnya?
Melansir dari akun X @alitawil92, Jumat (27/6), simak ulasan informasinya berikut ini.
Israel Serang Gaza Pakai Narkoba
Dr. Ali Tawil melalui unggahan di akun X, mengungkapkan fakta yang sangat mengejutkan. Fakta ini tidak hanya mengejutkan warga Gaza Palestina saja, namun juga masyarakat di seluruh dunia.
Ia mengatakan bahwa bentuk genosida yang paling keji dilakukan oleh Israel baru saja terungkap. Mereka dengan begitu kejamnya menyebarkan obat ke penduduk Gaza Palestina.
Obat tersebut diketahui adalah Oxycodone. Kejinya, Oxycodone merupakan salah satu obat narkotika.
"Sebagai seorang apoteker, izinkan saya menjelaskan apa obat ini. Obat ini termasuk dalam keluarga opioid dan digunakan untuk meredakan nyeri hebat saat obat penghilang rasa sakit biasa gagal—terutama bagi pasien kanker," jelasnya dalam unggahan.
Efek Samping Obat yang Disebarkan Israel
Lebih lanjut, Tawil menambahkan bahwa ada permasalahan lain yang perlu diwaspadai yaitu efek samping. Obat ini dijelaskan bekerja pada reseptor tertentu dalam sistem saraf. Di mana mampu menyebabkan kecanduan parah, penurunan denyut jantung, gangguan kesadaran dan kewaspadaan, hingga depresi pernapasan yang berbahaya.
Belum berhenti di sana, obat ini juga menimbulkan efek samping yang berbahaya. Tawil menjelaskan efek samping Oxycodone banyak dan mampu mengubah seseorang menjadi sesuatu yang tidak dapat dikenali.
"Perjuangan kita tidak lagi hanya dengan senjata, tetapi dengan membuat pikiran menjadi mati rasa," ujarnya.
Diselipkan Lewat Karung Tepung
Tawil juga mengungkapkan bagaimana Israel menyelundupkan obat berbahaya tersebut. Dikatakan bahwa obat ini diselundupkan di dalam karung tepung yang diberi label bantuan kemanusiaan.
"Terungkap pula bahwa obat tersebut tidak hanya disembunyikan di dalam kantong tepung, tetapi tepung itu sendiri tampaknya tercampur dengannya," tambahnya.
"Bagi mereka yang bertanya tentang sumbernya, itu adalah Komite Anti-Narkoba di Gaza," ujar Tawil.
Tawil mengatakan bahwa banyak warga yang telah menemukan obat-obatan ini. Bahkan, Ia juga telah melihat keberadaan obat ini di dalam karung tepung dengan mata kepala sendiri.
Bukan hanya Tawil saja, rupanya ada seorang dokter bernama Khalil Abu Nada yang juga menulis laporan lengkap tentang masalah ini.
"Pertempuran kita dengan mereka bukan hanya pertempuran senjata, tetapi juga pertempuran kesadaran dan kewaspadaan. Mereka ahli dalam membuat pikiran kita mati rasa, mendistorsi persepsi kita, dan menggunakan segala cara yang mungkin untuk menghapus kesadaran kolektif kita dan membuat kita saling bermusuhan," tutupnya.