Sosok Kepala Sekolah ini Jadi Sorotan, Rela Rogoh Uang Pribadi, Menyapu & Mengepel Sekolah Sendirian
Ada cerita inspiratif yang berasal dari dunia pendidikan di tanah air.
Ada cerita inspiratif yang berasal dari dunia pendidikan di tanah air. Salah satu sekolah dasar negeri di Blitar, Jawa Timur ini begitu beruntung.
Bagaimana tidak, sang kepala sekolah terungkap merupakan sosok yang ringan tangan. Dia kerap menggunakan uang pribadi demi kepentingan dan kemajuan sekolah yang dipimpinnya sendiri.
Selain itu, dia pun diketahui tak segan turun tangan untuk membersihkan area lingkungan sekolah. Sapu hingga alat pel rasanya tak asing bagi sosok inspiratif yang satu ini. Seperti apa ceritanya? Berikut ulasan selengkapnya.
Kerap Rogoh Uang Pribadi
Dia adalah Handoko Wijaksono. Pria paruh baya tersebut diketahui merupakan Kepala Sekolah dari SD Negeri 2 Sukorejo, Blitar, Jawa Timur.
Seperti yang diungkap dalam keterangan akun media sosial resmi SD N 2 Sukorejo pada platform Instagram @sdn2.sukorejo, Handoko disebut merupakan sosok pimpinan yang bertangan dingin.
Diungkap, Handoko seringkali menggunakan uang pribadinya untuk sekadar menambahi dana dari berbagai program yang sedang berjalan di lokasi tugasnya. Dia berdalih, dana Bantuan Operasional Sekolah alias BOS tak begitu fantastis.
Alih-alih meminta uang ganti dengan segera, Handoko justru tak ingin bantuan yang berasal dari kantongnya sendiri kembali.
"Seringkali mengeluarkan uang pribadi untuk kepentingan sekolah, dan tidak pernah mau diganti," demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Bersihkan Area Sekolah
Tak hanya itu saja, Handoko pun juga turut memiliki karakter yang cekatan. Terbukti, Handoko diungkap dalam keterangan unggahan seringkali turun tangan membersihkan berbagai sudut area sekolah yang dirasa kurang nyaman nan bersih.
Meski merupakan seorang pimpinan, Handoko tak segan untuk memegang sapu hingga alat pel seorang diri.
"Beliau tidak segan menyapu halaman sekolah, mengepel, menbenahi barang-barang yang rusak, bahkan mencuci karpet," demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Saat anak buah berniat memberi bantuan, Handoko justru menangkis. Rupanya, dia tak ingin anak buahnya yang merupakan para pendidik itu merasa kesulitan dan terbebani dengan harus mengajar hingga membersihkan lingkungan sekolah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun pula, Handoko diketahui merupakan sosok yang tak mau berpangku tangan di balik meja. Dia justru terus bergerak mencari berbagai permasalahan yang perlu ditangani dengan segera di lingkungan sekolah.
"Beliau sering kali melarang kita membantu. Beliau tidak pernah duduk manis di kantor, selalu berkeliling lingkungan sekolah mencari cari apa yang bisa dikerjakan," demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Banjir Dukungan & Apresiasi
Kegigihan dan semangat Handoko menjadi kepala sekolah yang ringan tangan membuatnya diganjar banyak apresiasi dan dukungan.
Banyak pula doa baik nan mulia yang tersemat bagi sosok kepala sekolah inspiratif itu.
"Definisi seorang leader. Keren pak kepala," tulis akun @galih_sub
"Pasti menjadi anak buahnya bahagia sekali … 🥰 salam Bapak 🙏🏻 semoga sehat selalu," tulis akun @niaabdinegara
"Sehat selalu Bapak, panjenengan luar biasa dedikasinya untuk sekolah. Semoga Allah membalas dengan beribu kebaikan. Aamiin 🤲🥰," tulis akun @pra.myytha
"Kemungkinan bapak Handoko Wijaksono inilah satu-satunya kepala sekolah di negeri ini yang berkorban jiwa raga dan hartanya demi pendidikan," tulis akun @ghaziya_hafza_kamarudin
"Terimakasih telah menjadi tauladan untuk semuanya pak...sehat selalu pak❤️," tulis akun @bagus_prashatiawan_19